![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Aksi unjuk puluhan warga Desa Tegalglagah, Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, di kantor desa menuntut Pejabat Sementara (Pjs) Kepala Desa (Kades) setempat, Suwardoyo mundur dari jabatannya, Senin 30 Januari 2012.
Saat terjadi unjuk rasa terjadi gesekan. Pasalnya, aksi yang dilakukan di Kantor Desa Tegalglagah itu diprotes oleh warga lainnya, hingga akhirnya terjadi adu mulut sesama warga desa.
Koordinator aksi, Suwarso, mengatakan dirinya bersama warga menuntut Pjs Kades Tegalgalagah Suwardoyo, untuk mundur dari jabatannya karena tanah bengkok yang menjadi aset desa tidak jelas keberadaanya. Itu terjadi sejak diberhentikannya dua pamong desa di tahun 2009, yang seharusnya tanah bengkok dikembalikan ke desa, tetapi kini tidak diketahui.
Selain itu, Pjs Kades yang menjabat saat ini terlalu banyak rangkap jabatan. Yakni, sebagai Pjs Kades, Sekretaris Desa dan Guru. Hal itu menyebabkan jalanya roda pemerintahan menjadi terhambat.
"Lembaga pendukung pemerintahan desa, selama ini juga banya tidak dilibatkan. Ini memicu banyak terjadinya penyimpangan," terangnya.
Menurutnya, jika tuntutannya itu tidak dipenuhi selama tiga hari kedepan, maka ia bersama warga akan melakukan aksi demo serupa di Kantor Bupati Brebes.
Sementara itu, sebanyak sepuluh perwakilan warga yang berunjukrasa, melakukan audiensi dengan camat dan Bagian Pemeritahan Desa Setda Pemkab Brebes.