![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Cuaca buruk yang melanda perairan laut Utara Jawa dalam beberapa hari terakhir, membuat sejumlah nelayan di Desa Kluwut, Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes tak berani melaut. Akibatnya, n perekonomian masyarakat Desa Kluwut memprihatinkan.
Menurut Kepala Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kluwut, Casgiono, Jumat 22 Januari 2010 siang, sejumlah nelayan yang berada di didaerahnya terpaksa tidak berani melaut karena cuaca laut Jawa tidak kondusif.
Dia mengatakan, produksi atau aktivitas lelang ikan di TPI Kluwut mengalami penurunan drastis. Namun demikian, produksi atau aktivitas lelang ikan di TPI Kluwut akan
kembali normal jika kondisi cuaca dan gelombang di perairan Laut Jawa dianggap sudah aman. "Kami perkirakan minggu depan sudah ada kegiatan lelang di TPI Kluwut. Hasil produksi atau tangkapan ikan nelayan di TPI Kluwut pada minggu kedua Januari tahun ini sebanyak 80.115 Kg dengan raman sebesar Rp 113,2 juta," ujar Casgiono.
Sementara itu, salah seorang nelayan di TPI Kluwut, Karmono mengatakan terpaksa berhenti melaut akibat belum redanya badai gelombang. Kini nelayan mengisi hari-harinya melakukan perbaikan terhadap boat-boat yang rusak, baik jenis boat pukat maupun boat pancing.
Menurut Karmono, biasanya cuaca buruk tersebut terjadi mulai sore hari hingga pagi. ”Kalau nekad berangkat mencari ikan, saya khawatir mengalami musibah. Tapi kalau cuaca sudah normal saya pasti melaut lagi,” ujar dia.
Akibat tidak melaut, sebagian nelayan pun mulai menggadaikan barang-barang elektronik dan perhiasan emas yang dimiliki. Uang dari hasil menggadai barang ini, kemudian digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.