Aksi Penolakan Pencalonan Agung Terus Berlanjut
TK-Takwo Heriyanto
Rabu, 25/01/2012, 07:16:31 WIB

Kader dari beberapa PAC melanjutkan aksi penolakan pencalonan Agung dengan menggalang tanda tangan (Foto: Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Hingga saat ini, aksi penolakan pencalonan bupati kepada H. Agung Widyantoro melalui penjaringan bakal calon bupati (Cabup) dan calon wakil bupati (Cawabup) Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Brebes 2012 yang dilaksanakan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, terus berlanjut.

Kali ini, aksi penolakan tersebut dilakukan di depan kediaman anggota Fraksi PDI-P DPRD Brebes, Bambang Edi Prabowo (Kowo-red), tepatnya di depan Stasiun Brebes, Rabu 25 Januari 2012 sore.

Sebelummnya, selain aksi penolakan dengan cap jempol darah dan tanda tangan dilakukan oleh Kowo, juga dilakukan oleh anggota Fraksi PDI-P DPRD lainnya yang juga sebagai pengurus DPC, yakni Taufik.

Aksi tersebut juga diikuti oleh beberapa kader PDI-P, baik dari PAC maupun ranting. Bahkan diikuti pula oleh aktivis anti korupsi, yakni Koordiantor LSM Badan  Gerakan Berantas Korupsi (Gebrak) Brebes, Darwanto dan sejumlah masyarakat Kabupaten Brebes lainnya.

Informasi yang berhasil dihimpun PanturaNews, menyebutkan aksi lanjutan penolakan pencalonan bupati terhadap Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Brebes yang sekaligus sebagai Bupati Brebes itu, dilakukan oleh beberapa Pengurus Anak Cabang (PAC) dan Ranting PDI Perjuangan.

Kader penanda tangan penolakan diatas kain putih sepanjang 5 meter diantaranya dari PAC Ketanggungan, Songgom, Losari dan Wanasari.

Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Ketanggungan, Suhar, menegaskan aksi lanjutan penolakan pencalonan Agung itu, murni dari semua relawan tanpa ada yang menggerakan.

"Aksi penolakan terhadap Agung Widyantoro ini, murni dari semua relawan tanpa ada yang menggerakan," kata Suhar didampingi kader PAC Songgom, Losari, Tanjung dan Wanasari.

Menurutnya, aksi penolakan tersebut sebagai bentuk kekecewaannya terhadap H. Agung Widyantoro yang pada saat itu menjadi Wakil Bupati mendampingi H. Indra Kusuma S.Sos yang diusung oleh DPC PDI Perjuangan, bahkan saat ini menjabat sebagai Bupati Brebes tidak pernah memberikan kontribusi nyata terhadap partainya.

"Karena itu, kami tidak ingin kecewa yang kedua kalinya. Kami berharap agar aksi penolakan pencalonan Agung sebagai Bupati melalui PDI Perjuangan, DPD maupun DPP untuk bisa menolaknya," tandasnya.