Cuaca Buruk, Helikopter TNI AL Mendarat Darurat
JAY-Riyanto Jayeng
Rabu, 25/01/2012, 06:45:49 WIB

Helikopter milik TNI AL yang mendarat darurat di Lapangan Dukuh Kedawung, Desa Padaharja menjadi tontonan warga (Foto: Jayeng)

PanturaNews (Tegal) - Pesawat helikopter jenis N. BELL HU-417 milik TNI Angkatan Laut (AL), mendarat darurat di Lapangan Dukuh Kedawung, Desa Padaharja, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Rabu 25 Januari 2012 sekira pukul 13:30 WIB.

Helikopter milik Skuadron 400 wing udara 1 Puspenerbal itu, dalam perjalanan dari Surabaya menuju Jakarta dalam rangka pengawalan Kasal. Tidak ada korban jiwa dalam pendaratan darurat itu.

Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Tegal, Letkol Laut (P) Frice Flack, kepada wartawan di lokasi pendaratan mengatakan, kejadian demikian merupakan kedua kalinya. Sebelumnya di Lapangan Maribaya pada tahun 2011 silam.

Menurut Frice, helikopter yang mendarat kali ini, bukan karena kerusakan. Tetapi karena cuaca yang tidak mendukung, sehingga mencari lokasi aman untuk menghindari kecelakaan. "Kami sarankan, supaya penerbangan dilanjutkan besok pagi. Sebab, cuacanya saat ini sangat buruk," tegasnya.

Sementara itu, Kapten Pilot Endi Nawalaga, mengungkapkan jarak pandang di atas tidak lebih dari 100 meter, terpaksa heli dihentikan di lapangan tersebut. Dikatakan,  di dalam heli ada 5 awak berikut dirinya, lainnya adalah dua pilot dan tiga teknisi. Dijelaskan, pesawat heli berangkat dari Surabaya pukul 7:15 WIB dan sempat mendarat di Semarang untuk mengisi bahan bakar. Sementara, cuaca memburuk berawal saat memasuki Kota Pekalongan. 

"Kami terpaksa mendarat darurat untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Rencananya, kami akan berangkat besok pagi sekitar pukul 06.30 WIB," tandasnya.

Salah seorang warga Desa Padaharja, Edi (30), menuturkan, pendaratan heli tersebut sangat darurat layaknya di televisi. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, namun heli tersebut sempat miring ke samping saat mendarat. Sepertinya, sang pilot tidak bisa melihat ke depan seiring dengan hujan lebat dan angin kencang.

"Kami sempat terkejut ketika melihat heli hampir terbalik. Saya pikir, ada korban jiwa. Tapi ternyata tidak ada," terangnya.

Pendaratan helikopter itu, saat ini menjadi tontonan gratis warga setempat. Sejumlah warga, tampaknya penasaran ingin melihat dari jarak dekat. Tak heran, untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, heli diberi garis pembatas oleh petugas TNI AL Tegal.