Puting Beliung, Belasan Rumah dan Atap Pasar Rusak
TK-Takwo Heriyanto
Jumat, 20/01/2012, 06:08:15 WIB

Sebuah rumah rusak tertimpa pohon tumbang setelah diterjang angin putting beliung (Foto: Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Belasan rumah warga dan fasilitas umum di dua Kecamatan, yaitu Wanasari dan Brebes, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, hancur berantakan, akibat diterjang angin puting beliung, Kamis 19 Januari 2012 petang.

Informasi yang berhasil dihimpun PanturaNews, menyebutkan terjangan angin berkecepatan tinggi itu disertai hujan lebat. Sehingga bencana tersebut juga menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan fasilitas umum rusak. Selain rumah rusak, hujan yang disertai angin putting beliung juga membuat sejumlah jalan terendam banjir. Di antaranya, di jalan Desa Pebatan.

Camat Wanasari, H. Amrin Umar Alfi SIP, saat dikonfirmasi, Jumat 20 Januari 2012 siang, mengatakan sedikitnya 15 rumah warga diwilayahnya yang ada di Desa Sigentong, mengalami rusak dibagian atapnya karena tersapu angin kencang itu.

"Meski tidak ada korban jiwa, tapi sebagian besar rumah warga yang diterjang angin puting beliung tersebut rusak ringan," ungkapnya.

Menurutnya, kerusakan belasan rumah itu, kini sudah diperbaiki warga secara gotong royong. Sehingga, kini kondisi rumah mereka sudah kembali pulih.

Sementara di Kecamatan Brebes, hujan lebat yang disertai angin kencang yang melanda sekitar satu jam tersebut, juga menyebabkan sejumlah titik jalan terendam. Di antarannya, jalan Tritura, Tentara Pelajar dan jalan di komplek Alun-alun Brebes.

Ketinggian air sekitar 5-15 centimeter. Bahkan, akibat angin kencang itu atap Pasar Induk Brebes rusak parah. Atap yang terbuat dari kerangka baja sejenis seng itu, berterbangan hingga mengenai sejumlah kios pedagang.

Kepala Kantor Pasar Induk Brebes, Dadang Karyawanto, mengatakan pihaknya sudah melaporkan kejadian tersebut ke Bupati.

"Insya Allah, kerusakan atap itu akan segera kami perbaiki secepat mungkin. Ini mengigat, agar sejumlah pedagang merasa nyaman kembali untuk ditempati," tuturnya.

Dadang menambahkan, akibat kerusakan pasar Induk Brebes itu, kerugiannya mencapai sekitar seratus juta rupiah," terangnya.