![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Seorang wanita tanpa identitas, tewas tersambar Kertea Api (KA) 40 Taksaka jurusan Jakarta-Yogyakarta di perlintasan utama Dukuh Karangsawah, Desa Kutamendala, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Jumat 13 Januari 2012 sekitar pukul 13.04 WIB.
Kejadian tersebut sempat mengakibatkan tersendatnya arus lalu-lintas Tegal-Purwokerto macet, karena tubuh korban terlempar ke tengah jalan dekat pintu perlintasan.
Informasi yang diperoleh menyebutkan, sebelumnya pintu perlintasan telah ditutup karena akan ada KA yang melintas. Tiba-tiba wanita itu datang dari utara dan menerobos pintu perlintasan yang telah tertutup. Bersamaan itu KA meluncur dengan kecepatan tinggi dan menyambar tubuh korban.
"Saya dan semua orang yang melihat sempat berteriak mengingatkan wanita itu, tapi tak dihiraukan," kata Harianto, penjaga pintu perlintasan.
Setelah tersambar loko KA, tubuh wanita yang diperkirakan berumur antara 35-40 tahun itu terlempar sekitar 10 meter, dan tubuhnya tergeletak di tengah jalan Tegal-Purwokerto, sehingga lalulintas di jalur tersebut sempat tersendat. Sementara jalur KA tidak terganggu, karena agak jauh dari rel KA.
"Terlempar agak jauh dari jalur rel ganda, tapi karena posisinya di tengah jalan membuat lalulintas tersendat," ujar Harianto.
Petugas dari Polsek Tonjong, langsung datang ke lokasi dan mengevakuasi korban, setelah mendapat laporan. Jenazah kemudian dilarikan ke RSUD Bumiayu dan hasil pemeriksaan petugas medis, korban mengalami pecah tempurung kepala bagian belakang dan tulang wajah juga pecah.
Kapolsek Tonjong, AKP Azhar Sofyan Jafar SH membenarkan kejadian tersebut dan petugasnya tengah melakukan penyelidikan. Pada diri korban tidak ditemukan identitas seperti KTP atau lainnya dan jenazah kini masih dtitipkan di kamar mayat RSUD Bumiayu. "Tidak ditemukan identas, diduga wanita itu petani yang pulang dari sawahnya," katanya.
Korban mengenakan baju warna putih dengan motif titik-titik hitam, dan mengenakan kerudung warna pink.