Hujan Deras, Rumah Tinggal Roboh, Satu Luka-Luka
ZM-Zaenal Muttaqin
Rabu, 11/01/2012, 04:21:05 WIB

Warga gotong royong membantu meratakan puing-puing tembok rumah yang roboh (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Sebuah rumah tinggal milik Jarkasih (65) di RT 04 RW 03 Desa Bangbayang, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Rabu 11 Januari 2012 sekitar pukul 00.00 dini hari roboh. Akibat peristiwa itu, Jarkasih mengalami luka-luka di bagian kepala akibat tertimpa tembok yang runtuh.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, sebelumnya turun hujan deras sejak sore hari. Tanda-tanda akan robohnya rumah dengan kontruksi tembok itu, sebenarnya sudah diketahui sejak sore harinya. Meski begitu rumah tidak dikosongkan, karena tidak menduga akan roboh.

"Waktu sore hari tembok rumah sudah diketahui mengalami retak-retak," ujar Kepala Desa Bangbayang, Zaenal Arifin SAg.

Tengah malam kondisi rumah yang dibangun tahun 1979 itu makin parah dan akhirnya roboh. Beruntung, penghuni rumah langsung keluar ketika mengetahui rumahnya akan roboh.

"Penghuninya langsung lari, tapi Jarkasih sempat tertimpa bata dan kepalanya terluka," kata Arifin.

Akibat luka dikepala itu, Jarkasih mengalami tujuh jahitan untuk mengobati lukanya yang dilakukan oleh mantri kesehatan desa. Sementara anggota keluarga lainya yang tinggal di rumah itu selamat. Yakni, istri Jarkasih, Malhan (45) dan dua anaknya dan satu cucunya.

Kasi Sosial Kecamatan Bantarkawung, Drs Ujang Furi membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, pihaknya telah menyalurkan bantuan paket sembako untuk korban dan kejadiannya juga telah dilaporkan ke Pemkab Brebes melalui dinas terkait. "Sudah kami laporkan ke kabupaten, bantuan paket sembako juga sudah kami berikan," katanya.

Dikatakan, kerugian akibat kejadian itu Jarkasih yang sehari-hari bekerja sebagai buruh tani itu mengalami kerugian materi sekitar Rp 30 juta. Sementara korban bersama anggota keluarganya mengungsi di rumah tetangganya.

"Masyarakat sekitar juga membantu merobohkan dan meratakan sisa-sisa puing-puing tembok rumah," tutur Ujang.