Cadangan Beras Darurat Korban Bencana Menipis
TK-Takwo Heriyanto
Selasa, 10/01/2012, 06:28:58 WIB

Beras cadangan untuk bantuan korban bencana alam yang tersimpan di gudang mulai menipis (Foto: Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Cadangan atau persediaan beras darurat untuk penanggulangan bencana alam di wilayah Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yang tersimpan di gudang Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertans) Kabupaten Brebes, mulai menipis. Bahkan sebagian dari beras yang ada sudah tidak layak dikonsumsi.

"Cadangan beras di gudang Dinas Sosial yang tersimipan, kini tersisa sekitar kurang dari satu ton," kata Kepala Dinsosnakertrans Kabupaten Brebes, Ir. Amin Budhi Raharjo, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Selasa 10 Januari 2012.

Amin mengatakan, menipisnya cadangan beras karena banyaknya bencana alam yang terjadi di beberapa wilayahnya. Seperti bencana alam puting beliung yang melanda Desa Bulusari, Kecamatan Bulakamba beberapa pekan lalu, dinasnya telah menyerahkan bantuan beras sebanyak 1 ton.

Begitu juga, bencana banjir yang melanda empat kecamatan, yakni Losari, Tanjung, Kersana dan Banjarharjo, dinasnya telah menyalurkan bantuan beras sekitar 5 ton. Bahkan, bencana puting beliung yang terkahir, di Desa Pemaron, Kecamatan Brebes, dinasnya juga telah menyumbangkan bantuan beras kepada korban yang rumahnya porak poranda. 

Akibat menipisnya cadangan beras itu, pihaknya khawatir stok beras yang tersisa ini tidak cukup untuk penanggulangan bencana. Namun demikian, dinasnya telah melaporkan masalah ini ke Gubernur Jawa Tengah melalui Bupati Brebes.

Menurutnya, kendati di dalam gudang beras yang tersimpan tersebut, terdapat sekitar 500 Kg beras sudah tidak layak konsumsi lagi. Sebab, sebagian besar berasnya sudah berbau busuk, sehingga dinasnya tidak menyalurkannya untuk penanggulangan bencana alam.