![]() |
|
|
PanturaNews (Tegal) - Proses demokrasi dalam masyarakat sipil menjadi sangat penting. Karena itu proses demokrasi perlu dikawal dan dikontrol oleh semua elemen masyarakat. Fungsi kontrol harus dilakukan, sehingga proses demokrasi tidak berjalan kebablasan.
Demikian dikatakan Anggota DPR RI Komisi X Fraksi PKS, H. Rohmani, MA, saat Launching Rumah Aspirasi di DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Kota Tegal, Jawa Tengah, Sabtu 07 Januari 2012 pukul 10.30 WIB.
Menurut Rohmani yang berasal dari Dapil Jawa Tengah IX (Kabupaten Brebes, Kabupaten Tegal dan Kota Tegal) ini, selama ini proses demokrasi masyarakat sipil dalam menyampaikan aspirasi belum berjalan dengan benar.
“Fungsi kontrol harus berfungsi, karena domokrasi kita masih sibuk dengan aturan-aturan, masih berproses, belum sampai pada substansinya yaitu melayani masyarakat,” ujar Rohmani.
Dijelaskan, kalau selama ini anggota DPR RI maupun DPRD bekerja tidak benar, jangan DPR atau DPRD-nya yang harus dibubarkan. Tapi kalau demokrasi sudah berjalan, anggota DPR yang tidak baik itu jangan dipilih lagi.
“Karenanya PKS membuka Rumah Aspirasi sebagai rumah berkumpul untuk berdemokrasi. Disini bisa dilakukan diskusi, menyampaikan aspirasi, kemudian dibawa anggota DPRD untuk diperjuangkan dan direalisasikan. Selanjutnya masyarakat harus mengawal, jangan cuma menyerahkan proposal dan menyerahkan semuanya kepada partai,” tuturnya.
Rohmani mencontohkan, misalnya DPRD sedang membahas Perda, maka masyarakat harus ikut mengawal. Jika ada kelompok yang kontra dengan Perda tersebut, maka kelompok yang pro harus membantu DPRD. Di rumah aspirasi itulah, antara anggota DPRD, kader dan konstituen bisa berdiskusi dan mencari solusi agar aspirasi yang disampaikan masyarakat bisa terwujud.