![]() |
|
|
PanturaNews (Tegal) - Mobil jenis Xenia warna krem metalik Nopol B 8127 U yang dikendarai H Kurdi (49), Kepala Desa Rancawuluh, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, terguling sepanjang 10 meter di jalur pantura Desa Padaharja, Kramat, Kabupaten Tegal, Selasa 03 Januari 2012, sekira pukul 22.00 WIB.
Kecelakaan tunggal yang dialami Kades muda itu disebabkan karena menabrak gazon pembatas median jalur. Untungnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa naas tersebut, H Kurdi bersama 3 rekannya hanya mengalami luka lecet ringan.
Menurut H Kurdi, penyebab utama kecelakaan itu adalah adanya rambu pengalihan jalur yang dipasang melintang di tengah jalur dari arah timur menuju ke barat. Rambu pengalihan jalur itu berada pada posisi yang tidak jelas, gelap tanpa penerangan. Akibat kaget hendak menghindari tabrakan dengan rambu pengalihan jalur, dirinya segera membating kemudi ke kanan secara mendadak. Sontak mobil langsung tergelincir dan terguling.
“Bahkan dari jarak 100 meter saja, rambu pengalihan jalur itu tidak kelihatan. Pasalnya, sama sekali tidak ada lampu maupun api penanda adanya penghalang. Karena dibanting ke kanan secara mendadak, kami menabrak gazon pembatas median jalur dengan keras dan langsung tyerguling sampai sekira 10 meter,” kata H Kurdi.
Sementara warga setempat, Daryanto (30) RT 02 RW 03 Desa Padaharja Kecamatan Kramat. Kabupaten Tegal, mengatakan, sudah ada 6 kali dalam satu bulan terjadi kecelakaan yang disebabkan oleh keberadaan rambu pengalihan jalur yang tidak jelas kalau malam hari.
“Sejak ada perbaikan jalan dan rambu pengalihan jalur itu, sudah 6 kali terjadi kecelakaan, tempat kejadiannya sama persis di situ. Mestinya pihak pemborong pekerjaan jalan memberikan lampu penerang sebagai tanda pengalihan jalur, pada malam hari,” kata Daryanto.