![]() |
|
|
PanturaNews (Jakarta) - Pembangunan di Kota Tegal, Kabupaten Tegal dan Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, harus mengedepankan konsep Segitiga Jalur Logistik Pantura (SJLP). Konsep tersebut untuk mendukung kegiatan ekonomi keluar dan masuk ke pulau Jawa melalui jalur logistik pantura yang saat ini ada dan eksis, namun belum di maksimalkan.
“Segitiga jalur tersebut adalah jalur darat, jalur laut dan jalur kereta api,” kata Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah 9 (Kota/Kabupaten Tegal dan Brebes), Dr (cand) Dewi Aryani, M.Si, Jumat 23 Desember 2011.
Menurut Dewi Aryani, segitiga jalur yang saat ini eksis adalah kereta api (KA) dengan dua stasiun KA di Brebes dan Kota Tegal, pelabuhan Kota Tegal yang sejak jaman penjajahan Belanda sudah ada, seharusnya diaktifkan kembali menjadi pusat pelabuhan niaga.
“Pelabuhan niaga ini sebagai alternatif pelabuhan di Semarang yang sudah tidak layak lagi sebagai pusat niaga Jawa Tengah. Jalur darat juga potensial karena jalur pantura merupakan satu-satunya jalur tercepat dan efisien sebagai lintasan perhubungan darat dari Jawa Barat dengan Jawa Tengah dan sebaliknya,” tutur Dewi Aryani yang dinobatkan sebagai Duta Universitas Indonesia (UI) Untuk Reformasi Birokrasi Indonesia.
Untuk itu, diharapkan pemerintah daerah dapat bersama-sama memikirkan perlunya dilaksanakan penelitian dan kajian mendalam, untuk menggali potensi apa saja di berbagai bidang, sehingga dapat melengkapi wacana strategis Dapil 9 sebagai penopang logistik pulau Jawa melalui tiga lajur transportasi.
Dijelaskan, selain sebagai jalur distribusi logistik, Dapil 9 juga memiliki potensi agro industri, pariwisata, perikanan dan budaya yang begitu beragam dan melimpah hasil pertanian unggulan seperti bawang merah, padi, jagung, singkong dan lainnya. Sedangkan perikanan, Tegal dan Brebes merupakan daerah yang cukup produktif dalam penyediaan hasil tangkapan nelayan. Bahkan kambing, sapi dan bebek juga menjadi andalan peternakan ditiga daerah.
"Bahkan ke depan potensi sumber daya energi juga terdapat ditiga daerah yang kaya akan budaya ini, yaitu potensi panas bumi di wilayah Guci Kabupaten Tegal. Pemerintah setempat semestinya memberikan perhatian lebih intensif dan melakukan kajian dengan lebih serius dan terintegrasi, sehingga potensi panas bumi dapat dimaksimalkan dengan baik dan menjadi harapan rakyat sebagai sumber pendapatan daerah," terangnya melalui siaran pers kepada PanturaNews.
Dalam hal pariwisata dan budaya, lanjut Dewi Aryani, Dapil Jawa Tengah 9 memiliki Waduk Cacaban, pemandian air panas Guci, agro wisata kebun teh Kaligua Paguyangan, makam-makam pahlawan bersejarah, dan pusat rekreasi pantai.
Ditambahkan Dewi Aryani, menjelang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) di Kabupaten Brebes tahun 2012, Kabupaten Tegal dan Kota Tegal tahun 2013, seharusnya apa yang menjadi potensi di masing-masing daerah, dapat menjadi pembelajaran bagi para calon yang akan bertarung memimpin wilayah di jalur pantura yang sangat potensial itu.