Pembangunan Rusunawa Harus Sesuai Dengan RAB
JAY-Riyanto Jayeng
Selasa, 13/12/2011, 05:17:07 WIB

Ketua Komisi III DPRD Kota Tegal, Drs. HM Nursholeh (kiri) melihat gambar pembangunan Rusunawa (Foto: Riyanto Jayeng)

PanturaNews (Tegal) - Pembangunan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) yang berlokasi di atas lahan milik Pemkot Tegal, Jawa Tengah, tepatnya di sebelah barat Kantor Kecamatan Tegal Barat, diharapkan dapat bermanfaat besar bagi masyarakat.

Selain itu, dalam pengerjaannyapun, PT Marlanco, Jakarta selaku rekanan harus menyesuaikan dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB), serta memperhatikan kwalitas. Rekanan diminta tidak asal-asalan dalam membangun rusunawa.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi III DPRD Kota Tegal, Drs. HM Nursholeh MMPd, Selasa 13 Desember 2011 saat tinjauan ke lokasi pembangunan.

Menurut Nursholeh, meski anggaran pembangunan Rusunawa ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah pusat, namun Pemkot harus melakukan pengawasan dalam proses pembangunan, sehingga konstruksi bangunan Rusunawa yang direncanakan lima lantai sesuai dengan harapan.

"Kami tidak ingin persoalan retaknya dinding kolam retensi polder terulang pada proses pembangunan Rusunawa," tegas Nursholeh.

Nursholeh mengatakan, jumlah anggaran untuk pembangunan dua twin blok Rusunawa mencapai Rp 25 miliar. Dengan demikian, pengawasan harus dilakukan secara rutin. Pihaknya juga meminta PT Marlanco Jakarta selaku rekanan untuk bertanggungjawab atas hasil pekerjaanya. Pasalnya, Rusunawa diperuntukan bagi warga kurang mampu yang masuk dalam kriteria Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

"Agar tidak ada gejolak di masyarakat, maka kriteria penghuni Rusunawa harus secepatnya ditetapkan oleh Pemkot. Karena itu, draf Raperda yang mengatur teknis pengelolaannya harus secepatnya diajukan kepada DPRD untuk dibahas dan ditetapkan menjadi Perda," katanya.

Terkait masalah tersebut, sebelumnya, Staf Dinas Pemukiman dan Tata Ruang (Diskimtaru), yang diperbantukan menjadi tim teknis pusat, Mashar mengatakan, pembangunan dua twin blok Rusunawa dengan jumlah 192 petak. Setiap twin blok terdapat 96 petak, ukuran 4,5 x 5,4 meter dan saat ini dalam tahap persiapan lahan serta pemasangan paku bumi.

 "Pembangunan Rusunawa mulai November 2011 dan ditargetkan sekitar Juli 2012 selesai. Sesuai dengan informasi dari pusat Kota Tegal akan mendapat tambahan satu twin blok lagi pada tahun 2012, sehingga sebagai persiapan akan melakukan pengurukan lahan sekitar 4.000 meterpersegi yang lokasinya berada di sebelah barat lahan Rusunawa saat ini." katanya.

Sementara itu, staf PT Marlanco Jakarta, Asep Supriatna mengatakan, saat ini pihaknya menyiapkan lahan dan memasang paku bumi di 187 titik. Untuk  pembangunan fisik direncanakan mulai awal Januari 2012 dan ditargetkan Juli 2012 harus sudah jadi.

Kepala Diskimtaru, Ir Nur Efendi MSi mengatakan, untuk pengelolaan dan pemanfaatan Rusunawa, pihaknya tidak hanya mengatur melalui Perwalkot, namun juga melalui Perda agar pengaturannya lebih detail. "Draf Raperda sudah mulai disiapkan dan diajukan pada DPRD awal tahun 2012," tandasnya.