![]() |
|
|
PanturaNews (Jakarta) - Dengan dinobatkannya, Dr. (cand) Dewi Aryani M.Si menjadi Duta UI untuk Reformasi Birokrasi Indonesia, merupakan tantangan dalam mewujudkan pelayanan publik yg prima, dan pelaksanaan birokrasi yang sesuai dengan tugas pokok masing-masing praktisi. Duta Universitas Indonesia (UI) mengemban banyak tugas untuk direalisasikan.
“Gelar Duta UI untuk Reformasi Birokrasi Indonesia, bagi saya adalah amanah dan menjadi tantangan dalam melaksanakan tugas-tugas duta,” kata Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Dr. (cand) Dewi Aryani M.Si, Jumat 09 Desember 2011.
Menurutnya, harapan sebagai duta adalah mewujudkan cita-cita bersama seluruh kalangan akademisi dan masyarakat luas terhadap adanya pelayanan publik yg prima, pelaksanaan birokrasi yang sesuai dengan tugas pokok praktisi birokrasi, sehingga dapat secara simultan membantu percepatan perwujudan Indonesia bebas KKN dan bangkit menuju bangsa yg kuat, handal dan dapat mensejahterakan rakyatnya sesuai dengan 4 Pilar Kebangsaan.
“Langkah awal yang akan saya lakukan adalah konsolidasi dengan tim dan pejabat UI terkait, Yayasan KAKI, dan membuat roadmap kegiatan Duta selama satu tahun ke depan, sebagai program jangka pendek yang harus segera dilaksanakan,” tutur Dewi Aryani.
Lebih jauh dijelaskan, untuk tugas-tugas duta adalah mempromosikan Universitas Indonesia terutama berbagai program departemen ilmu administrasi UI. Membantu pengembangan manajemen departemen. Memberikan masukan dan pertimbangan dalam strategi program pengembangan. Menjalin dan mengembangkan jaringan kerjasama dengan universitas-universitas, lembaga tinggi negara dan pemerintahan serta berbagai institusi sebagai mitra strategis UI, baik di dalam maupun di luar negeri.
Selain itu, duta juga turut mengembangkan kemitraan dengan stakeholders guna menunjang Tri Dharma Perguruan Tinggi. Membantu pengembangan hubungan masyarakat. Mensosialisasikan program-program yang terkait dengan aktivitas reformasi birokrasi Indonesia.
“Saya akan mewakili menjadi pembicara dan nara sumber terkait reformasi birokrasi Indonesia, serta menjadi Icon reformasi birokrasi Indonesia di berbagai kegiatan yang terkait dengan tugas sebagai Duta UI,” terang Dewi Aryani.
Agenda Duta UI awal yang sudah terjadwal adalah; Advance Training (Latihan Kader II) Tingkat Nasional, Jumat - Minggu 16 - 25 Desember 2011 di Balai Diklat LPPU Provinsi Jawa Tengah. Materi yang akan disampaikan Duta adalah Pemberdayaan masyarakat melalui sistem ekonomi berbasis kerakyatan.
Duta UI akan menjadi pembicara dengan materi Potensi Strategis Energy Nasional (Urgensi revisi UU No.22 Tahun 2001 tentang Migas untuk kepentingan nasional) dan Kebijakan Energi Nasional” dalam Simposium BEM Se-Nusantara dengan tema Membangun Sistem Hukum dan Birokrasi yang Berkeadilan di Aula FTI Lantai 3 UNISSULA Semarang.
Diberitakan sebelumnya, Anggota Komisi VII DPR RI, Dr. (cand) Dewi Aryani M.Si dinobatkan sebagai Duta Universitas Indonesia (UI) untuk Reformasi Birokrasi Indonesia. Penobatan dilakukan bersamaan dengan Deklarasi Gerakan Birokrasi Bersih dan Melayani (BBM), 8 Desember 2011 di Balai Sidang Kampus Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat.
Penobatan yang dilakukan oleh Dekan FISIP UI itu, adalah pertama kali dalam sejarah UI dan menjadi tonggak dikembalikannya peran perguruan tinggi sebagai agen penggerak perubahan, dan sebagai engine (mesin) reformasi birokrasi Indonesia yang sangat sarat dengan unsur KKN.
Kiriman: Wiwien, Panitia Deklarasi Gerakan Birokrasi Bersih dan Melayani