Demam Berdarah, 1 Tewas, Belasan Anak Dirawat Intensif
JAY-Riyanto Jayeng
Kamis, 01/12/2011, 17:38:37 WIB

Ilustrasi

PanturaNews (Tegal) - Sedikitnya 15 anak mulai dari usia balita hingga remaja di Desa Kedungkelor, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, terserang penyakit Demam Berdarah (DB).

Penyakit demam akut yang disebabkan oleh virus dengue itu, juga menimbulkan korban jiwa satu anak yang masih berusia lima tahun. Demikian disampaikan Kepala Desa Kedung Kelor, Rita, 01 Desember 2011.

"Mereka masih ada yang belum sembuh, dan sekarang masih dirawat di rumah sakit (RS). Virus itu sudah mewabah ke sejumlah pemukiman di desa kami. Terutama di RW 4 dan 5," kata Rita.

Selain penyakit DB yang menyerang sebagian warganya, penyakit typus juga sedang marak mewabah di desa tersebut. Sedikitnya, ada 6 orang dirawat di RS karena terserang penyakit typus. Dan satu siswa SD kelas V meninggal dunia. Kejadiannya belum lama ini. "Ada dua nyawa yang hilang akibat mengidap dua penyakit. Satu mengidap penyakit DB, dan satunya typus," ucapnya.

Menurut Rita, virus dengue menyerang warganya sejak 3 minggu silam. Meski sudah dua kali divoging atau pengasapan, namun virus tersebut masih saja muncul. Terbukti, warga yang terserang DB kian meningkat. "Virus itu menyerang siapa saja. Mulai dari anak balita, hingga dewasa. Warga kami sudah banyak yang terserang. Yakni sekitar 15 anak yang dirawat di RS, dan 1 anak balita meninggal dunia," ujarnya.

Lebih jauh dikatakan, upaya antisipasi yang dilakukan oleh tim medis dari Puskesmas Warureja dinilai sudah optimal. Bahkan belum lama ini, mereka memberikan obat-obatan untuk pemusnah jentik-jentik nyamuk. Utamanya yang ada di kolam mandi, sumur, selokan, dan sejumlah endapan air. Meski demikian, virus tersebut tidak bisa hilang secara cepat.

"Disini memang banyak saluran yang mampet karena kondisi selokannya sudah rusak. Karena itu, kami sangat membutuhkan bantuan dari Pemda untuk memperbaikinya," ungkapnya.

Diketahui, penyakit demam berdarah disebabkan oleh virus dengue, yang masuk ke peredaran darah manusia melalui gigitan nyamuk dari genis Aedes. Misalnya, Aedes aegypti atau Aedes albopictus. Penyakit demam berdarah ini, ditemukan di daerah tropis dan subtropis di berbagai belahan dunia, terutama di musim hujan yang lembab. Sementara data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), memperkirakan setiap tahunnya terdapat 50-100 juta kasus infeksi virus dengue di seluruh dunia.