Tunjangan Guru Belum Cair, DPRD Bakal Panggil Disdik
JAY-Riyanto Jayeng
Selasa, 29/11/2011, 18:46:25 WIB

Ilustrasi

PanturaNews (Tegal) - Komisi I DPRD Kota Tegal, Jawa Tengah, dalam waktu dekat bakal memanggil Dinas Pendidikan (Disdik), guna meminta penjelasan tentang adanya sejumlah guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Tegal yang belum mendapatkan tunjangan fungsional.

Demikian disampaikan anggota Komisi I DPRD, Drs H Darni Imadudin, Selasa 29 November 2011.

“Kami secepatnya akan panggil Disdik untuk mempertanyakan soal tunjangan fungsional guru SMK yang hingga kini tak kunjung cair,” kata Darni.

Menurut Darni, sejumlah guru di sekolah kejuruan itu mendesak DPRD agar mengupayakan pencairan tunjangan fungsional yang mestinya sudah diterima. Tunjangan sebesar Rp 300 ribu per bulan itu merupakan keputusan rapat koordinasi antara mereka dengan Pemkot Tegal beberapa waktu lalu.

Sementara, salah seorang perwakilan guru dari SMK Muhammadiyah I Kota Tegal, Jaelani ST MT, mengatakan, jumlah guru yang mempertanyakan tentang masalah tersebut sekitar 25 orang. Pada tahun 2010, jumlah tunjangan fungsional sebesar Rp 220.000/orang/bulan dan pada tahun 2011 ada kenaikan nilai tunjangan menjadi Rp 300.000.

Menurut Jaelani, pihaknya telah berkoordinasi dengan Disdik dan dijanjikan akan dicairkan pada gelombang ke dua. Namun, dalam kenyataannya belum ada proses pencairan. Padahal, saat ini sudah mendekati akhir tahun.

"Karena itu, kami dalam waktu dekat ini akan kembali mempertayakan masalah ini ke Dinas Pendidikan," ujarnya.

Disisi lain Darni juga menyampaikan, pihaknya bersama Disdik juga akan melakukan tinjauan ke sejumlah proyek pembangunan. Antara lain, proyek pembangunan di SMP Negeri 1 dengan nilai mencapai Rp 900 juta dan pembangunan di SD Mangkukusuman dengan nilai mencapai Rp 100 juta.

"Pengecekan ke lokasi proyek dilakukan untuk mengetahui secara rini proses pelaksanaan pekerjaan, karena tahun 2011 hanya tinggal saatu bulan lagi," kata Darni.

Ditambahkan Darni, dalam kesempatan itu juga akan meninjau sejumlah sekolah yang diusulkan sebagai calon penerima dana alokasi khusus (DAK) pada tahun 2012. Dengan demikian, anggaran yang dikucurkan dari pemerintah pusat bisa tepat sasaran.

"Sampai saat ini penetapan sekolah penerima DAK bidang pendidikan tahun 2012 belum final, sehingga perlu ada kepastian secepatnya," tegasnya.