Seminar Strategi Manajemen Pemasaran STIE WM Brebes
SL-SL Gaharu
Senin, 28/11/2011, 12:22:15 WIB

Pera peserta tekun mengukuti Seminar Nasional Entrepreneurship di Rumah Makan Nuansa Alam (Foto: Yan)

PanturaNews (Brebes) - Sebagai Kegiatan Pengabdian Masyarakat (KPM) aktivis Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Widya Manggalia (WM) Brebes, Jawa Tengah, menggelar Seminar Nasional Entrepreneurship di Rumah Makan Nuansa Alam Jalan Raya Brebes-Jatibarang KM 4 Terlangu Brebes, Minggu 27 Nopember 20011.

Seminar mengambil tema “Seminar Nasional Entrepreneurship strategi manajemen pemasaran di era millenium”, membahas dari soal mentalitas cara awal berbisnis dan strategi apa yang harus di laksanakan sebagai pebisnis.

Ketua BEM STIE Widya Manggalia Brebes, Hadi Mulyanto, A.MA mengatakan, seminar diikuti 150 peserta. Mereka berasal dari kalangan umum dan mahasiswa dari Brebes maupun dari luar kota.

Menurutnya, BEM mengadakan seminar untuk menumbuh kembangkan kemauan dan minat masyarakat dan mahasiswa untuk menjadi wirausahawan, demi kemandirian ekonomi keluarga, masyarakat dan bangsa.

Diharapkan dengan mengikuti seminar ini masyarakat umum dan mahasiswa mulai mengetahui sistematika dan metodologi, serta strategi apa yang bisa untuk menunjang dalam memulai berbisnis. ”Mudah-mudahan seminar ini bisa menggugah para peserta agar tidak takut mencoba untuk memulai berbisnis,” kata Hadi.

Dijelaskan Hadi, sorang yang memiliki daya kreasi dan inovasi untuk merubah barang yang tidak berguna menjadi bernilai dan laku dijual, berani mengambil risiko dari setiap kegiatan, penelitian, riset dalam rangka membuat produk baru, menemukan cara baru, mendapatkan jawaban baru dari setiap masalah yang muncul disekelilingnya, tanggap terhadap perubahan, tidak mudah menyerah, selalu punya alternatif penyelesaian, tidak menyalahkan keadaan, tidak menyalahkan takdir, tidak takut rugi, tidak takut salah.

Pemerintah, lanjut Hadi, sebenarnya sudah mendukung penuh bagi orang yang berwirausaha. Buktinya dengan adanya UU. No 20 Tahun 2008 Tentang UMKM, apalagi dengan adanya program KUR (Kredit Usaha Rakyat) yang mana para entrepreneur atau pelaku wirausaha yang berencana pinjam modal hingga Rp 20 juta, ke bank untuk mengembangkan usahanya tidak direpotkan lagi dengan adanya collateral/jaminan yang berupa sertifikat atau surat berharga lainnya. Padahal secara manajemen kredit seorang yang mau mengajukan pinjaman modal ke lembaga keuangan, harus memenuhi parameter dengan istilah 5 C yaitu character, capital, capacity, condition dan collateral.

Seminar entrepreneurship ini diisi oleh praktisi langsung dari PT. Richnet International yang kantor pusatnya di Singapore, dengan menghadirkan DR. Joko Suprianto, Perwakilan Indonesia yang berkedudukan di Jakarta beserta rombongan.

Mereka menyampaikan materi diawali materi konsep bisnis yang di sampaikan DR. Joko Suprianto. Sedangkan sesi terakhir materi pemasaran oleh Santoso SE.

Menurut salah satu peserta, Teguh Nuryanto, seminar ini sangat luar biasa karena bisa menggugah dirinya yang sekarang setiap harinya bekerja menjadi Sekretaris Desa Kluwut, untuk mencoba mencari penghasilan tambahan lewat berwirausaha.

Kiriman Hadi Mulyanto, Ketua BEM STIE Widya Manggalia Brebes.