PDAM Kota Tegal Buka Jaringan Baru di Dua Kecamatan
SL-SL Gaharu
Kamis, 24/11/2011, 20:53:04 WIB

Ilustrasi

PanturaNews (Tegal) - Secara bertahap kebutuhan warga Kota Tegal, Jawa Tengah, akan air bersih dan sehat mulai terpenuhi. Sebelumnya, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) setempat hanya mampu memenuhi 30 persen dari penduduk Kota Tegal di 4 Kecamatan. Kini, dengan dibukanya jaringan baru di Kecamatan Margadana dan Tegal Selatan, PDAM optiimis dapat memenuhi 40 persen kebutuhan warga.

Dalam peresmian pemanfaatan air bersih PDAM Kota Tegal di Kelurahan Kalinyamat Kulon, Margadana, Kamis 24 November 2011, Walikota Tegal, H Ikmal Jaya SE Ak mengatakan, Pemkot Tegal sedang berupaya keras untuk memenuhi kebutuhan air bersih dan sehat bagi seluruh warganya.

“Dengan adanya sambungan baru di Kecamatan Margadana dan Kecamatan Tegal Selatan, maka PDAM Kota Tegal sudah bisa memenuhi kebutuhan air bersih hingga 40 persen atau sebanyak 18 ribu pelanggan. Jumlah ini akan terus ditingkatkan hingga memenuhi target 80 persen,” kata Ikmal.

Menurut Ikmal, penyambungan jaringan baru untuk wilayah Kecamatan Margadana ada 400 sambungan. Sedikitnya ada 200 sambungan lama yang sudah tidak aktif atau diputus oleh PDAM. Sambungan tidak aktif itu berada di wilayah Kelurahan Sumur Panggang, Pesurungan Lor dan Pesurungan Kidul. Khusus di wilayah Kelurahan Kalinyamat Kulon merupakan sambungan baru sejumlah 50 jaringan. Sedangkan sisanya, berada di wilayah kelurahan lain.

Ikmal menambahkan, dengan adanya pemasangan jaringan distribusi air melalui sistem penyedian air bersih (SPAM) Brebes Tegal Slawi (BREGAS) oleh pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang direncanakan selesai akhir tahun 2012 maka target 80 persen pemenuhan kebutuhan air bersih bisa terpenuhi pada tahun 2013.

Plt Direktur PDAM Kota Tegal, Ngatiri juga menyatakan, penambahan sambungan air bersih sebelumnya dilakukan di wilayah Kecamatan Tegal Selatan dengan jumlah 500 sambungan. Kemudian di wilayah Kecamatan Margadana ada 400 sambungan. Menurut Ngatiri, sambungan jaringan baru itu mengambil sumber air dari pemanfaatan kelebihan debit air sebesar 250 liter per detik  di sumber mata air Kalibulakan, Bumijawa, Kabupaten Tegal.

Lebih jauh disampaikan, untuk pemasangan jaringan pipa dari Kecamatan Tegal Selatan hingga Kecamatan Margadana sepanjang 3.090 meter berasal dari dana penyertaan modal Pemkot Tegal dan bantuan balai besar wilayah Pemali Juana tahun 2010. Sedangkan untuk biaya penyambungan ke rumah dikenakan Rp 1,5 juta dengan rincian uang muka 50 persen dan sisanya diangsur 10 kali.