![]() |
|
|
PanturaNews (Tegal) - Lantai III pusat perbelanjaan Pacific Mall Jalan Kolonel Sugiono Kota Tegal, Jawa Tengah, terbakar. Menurut keterangan staff Pasifik Mall, Eko Budiharto, kebakaran berawal dari permainan Mandi Bola di area permainan Mister Game akibat kosleting listrik.
Kebakaran hebat yang dimulai pukul 14.30 WIB, Senin 21 November 2011 itu membuat panik sejumlah karyawan dan pengunjung Mall yang bergegas turun dan keluar gedung menyeleamatkan diri. Diperkirakan, kerugian akibat kebakaran itu mencapai ratusan juta rupiah.
“Karena semua barang yang ada di lantai III terbuat dari bahan yang mudah terbakar, maka api cepat menjalar dan membakar seluruh benda yang berada di lantai III. Api dimulai dari permaianan Mandi Bola di area Mister Game, bisa jadi itu akibat kosleting listrik,” kata Eko.
Sementara salah seorang pengunjung yang saat kejadian berada di lantai III, Tri Adi Wibowo alias Bolem mengatakan, pertama kali muncul kepulan asap hitam di area Mister Game. Bersamaan dengan itu, semua karyawan panik dan berbenah serta bergegas turun diikuti oleh para pengunjung. Sampai berita ini ditayangkan, upaya pemadaman masih terus dilakukan.
“Melihat kepulan asap makin menebal dan nampak ada api, spontan saya langsung menghubungi Kasat Intelkam Polres Tegal Kota untuk memberitahukan adanya kejadian kebakaran tersebut,” kata Bolem.
Menurutnya, untuk sementara belum diketahui ada dan tidaknya pengunjung yang terjebak di dalam lantai III. Tim SAR dari aparat Kepolisian, TNI AD, Satpam Pasifik Mall, Kesbanglinmas Kota Tegal dan regu pemadam Kebaran masih berupaya memadamkan api dan mencari kemungkinan adanya pengunjung yang terjebak dalam kobaran api.
Dari pemantauan langsung PanturaNews di lokasi kejadian, nampak unit pemadam kebakaran sulit menjangkau titik kobaran api di lantai III. Sementara, tidak tersedia air dalam tangki hydran yang terpasang di area pusat perbelanjaan itu.
Hal senada disampaikan 3 orang personil Satpam Pasifik Mall, Ikhsan, Abas, Djohari. Ketiganya meyakini, api berasal dari pusat permainan Mister Game yang berada di lantai 3 atau bangunan bagian belakang. Begitu api mulai membesar dan mengepulkan asap tebal, semua karyawan panik dan berusaha menyelamatkan diri. Mereka berhamburan keluar, disusul karyawan dari lantai 2 dan satu. Selang beberapa menit, asap sudah memenuhi bangunan pasifik mall.
Sementara, Ayu, pemilik conter soflens yang berada di Lantai III mengatakan, saat kebarakan tidak berada di tempat berusaha masuk untuk menyelamatkan barang-barangnya, namun dicegah satpam karena kondisi yang tidak memungkinkan. “Saya mendengar ada kebakaran karena ditelpon karyawan saya. Barang-barang saya ingin saya ambil, nilainya puluhan juta,” katanya.
Demikian halnya dengan Tomi, pemilik foto studio di lantai II, mengaku panik dan tidak sempat menyelamatkan barang-barangnya. Dia sempat melihat toko-toko yang berada dibawah sumber api, berantakan karena tertimpa reruntuhan dari lantai 3.
Sedangkan menurut keterangan, Cici dan Rani, karyawan conter HP di lantai III, mengatakan melihat api di sudut ruangan MC Game. “Melihat orang berlarian kami bingung, dikira ada gempa bumi, tapi setelah kami melihat api dan mendengar teriakan kebakaran, baru kami ikut-ikut lari keluar. Barang-barang kami tinggal begitu saja, yang penting menyelamatkan diri dulu,” kata Cici.
Sementara, pemilik counter HP, Jabrik, mengaku semua barang dagangannya berupa HP second dan baru di lantai III ludes dilalap api. “Yang jelas kami mengalami kerugian yang tidak sedikit, hamper mencapai 80 puluh jutaan,” tandas Jabrik.