Penduduk Miskin Kota Tegal Capai 15.077 Kepala Keluarga
SL-SL Gaharu
Rabu, 16/11/2011, 20:56:46 WIB

Ilustrasi

PanturaNews (Tegal) - Jumlah penduduk miskin di Kota Tegal, Jawa Tengah, mencapai 15.077 Kepala Keluarga (KK) atau 24, 51 persen dari total jumlah penduduk Kota Tegal. Hal itu ditegaskan Walikota Tegal H Ikmal Jaya SE Ak, dalam sambutannya pada pencanangan Kampanye Bangkit Bersama Tanggulangi Kemiskinan, Rabu 16 November 2011.

“Jumlah warga miskin Kota Tegal berdasarkan data Badan Pusat Statistik adalah 15.077 KK atau 24, 51 persen dari total jumlah penduduk Kota Tegal,” kata Ikmal.

Menurut Ikmal, meskipun demikian, Kota Tegal merupakan daerah dengan angka keluarga miskin nomor terendah di wilayah propinsi Jawa Tengah.  Sebab, indeks pembangunan manusia (IPM) Kota Tegal tahun 2010 mencapai 73,63 persen.

“Kemiskinan tidak hanya menjadi isu nasional tetapi juga internasional. Sehingga dalam penanganannya, perlu adanya kerjasama berbagai pihak,” ujarnya.

Lebih jauh dikatakan, saat ini Pemkot Tegal sedang berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Upaya itu dilakukan dengan menerapkan beberapa kebijakan atau program yang erat kaitannya dengan pelayanan dasar pendidikan dan kesehatan bagi masyarakat miskin. Program atau kebijakan itu antara lain, pemberian beras gratis, pemberian makanan tambahan anak sekolah (PMTAS), pelayanan jaminan kesehatan daerah (jamkesda) dan pendidikan gratis wajib belajar 9 tahun.

“Diharapkan melalui program dan kebijakan ini, warga miskin Kota Tegal bisa lebih meningkatkan kesejahteraannya dan angka kemiskinan bisa dikurangi secara bertahap,” ungkap Ikmal.

Sementara, Ketua panitia  sosialisasi dan kampanye bangkit bersama tanggulangi kemiskinan, Gatot Gunarto, Rabu 16 November 2011 mengatakan, maksud dan tujuan kampanye ini adalah bahwa masalah kemiskinan adalah tanggung jawab bersama. Sehingga perlu dilakukan sosialiasasi terus-menerus. Untuk itu kebersamaan dan kesolidan semua elemen masyarakat, pemerintah dan swasta harus tetap terjaga.

Gatot menyampaikan, kegiatan kampanye ini melipui pernyataan sikap bangkit bersama yang dipimpin Walikota Tegal. Penyerahan simbolis dana Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) kepada Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) meliputi bidang lingkungan, social, ekonomi dan produktif. Peresmiaan secara simbolis program PNPM Mandiri Perkotaan, Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) untuk 32 program paket tahap ke-2 dan penandatanganan prasasti.

Dalam kampanye itu, selain digelar donor darah, juga digelar operasi katarak secara gratis. Gatot menegaskan, untuk operasi mata katarak, bekerjasama dengan Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kota Tegal dengan target pasien 30 orang. Namun hingga saat ini sudah terdaftar ada 50 orang yang berminat mengikuti operasi tersebut, sehingga sebelum pelaksanaan operasi tanggal 7 Desember 2011 akan dilakukan seleksi. Sebab operasi ini difokuskan untuk masyarakat miskin.