![]() |
|
|
PanturaNews (Tegal) - Pemkot Tegal, Jawa Tengah, diminta segera membangun jembatan penyeberangan di persimpangan jalan yang menghubungkan Jalan Dewi Sartika, Kelurahan Pesurungan Kidul yang berada di bagian selatan jalur Pantura Jalan Dr Wahidin Sudiro Husodo dengan wilayah yang berada di bagian utara.
Pasalnya, kawasan tersebut kerap terjadi kecelakaan lalulintas sehubungan dengan ramainya pengguna jalan yang menyeberang, khususnya siswa sekolah yang berlokasi di sebelah utara jalur pantura. Hal itu ditegaskan anggota DPRD Kota Tegal, Sutari SH, Rabu 02 November 2011.
Menurut Sutari, insiden kecelakaan lalulintas di persimpangan jalan itu kerap memakan korban siswa sekolah Mts Negeri Kota Tegal yang terjadi saat siswa itu menyeberang. Padahal, jalan yang akan diseberanginya itu merupakan lalulintas utama yang menghubungkan Semarang dan Jakarta.
“Kami khawatir dengan insiden kecelakaan lalulintas yang kerap memakan korban dari siswa sekolah. Selain mengalami cedera, ada juga yang tewas akibat kecelakaan di persimpangan itu. Untuk itu kami minta kepada Pemkot untuk segera mungkin memikirkan untuk membangun jembatan penyeberangan sebagai bentuk antisipasi kecelakaan dan perlindungan pemerintah terhadap warganya,” kata Sutari.
Menanggapi perihal tersebut, Walikota Tegal H Ikmal Jaya SE Ak menegaskan, segera akan membangun jembatan penyeberangan di kawasan padat lalulintas dan rawan kecelakaan di persimpangan Jalan Dewi Sartika yang menghubungkan blok utara dan blok selatan. Pembangunan jembatan penyeberangan itu semata-mata sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan kenyamanan dan keamanan dalam memanfaatkan fasilitas jalan umum.
Ikmal mengatakan, sudah memerintahkan kepada Dinas Perhubungan Kota Tegal agar secepatnya membuat desain jembatan penyeberangan. Apabila dalam pembangunan jembatan penyeberangan tidak ada pihak ketiga yang bersedia terlibat untuk menyeponsori pembiayaannya, maka Pemkot Tegal memutuskan akan menggunakan adana APBD guna pembangunan jembatan penyeberangan itu.
Sementara Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Tegal, Chaerul Huda, mengatakan sebelumnya di kawasan tersebut sudah ada rencana pembuatan jembatan penyebrangan, tetapi saat ditawarkan kepada pihak ketiga untuk menyeponsori pembangunannya, tidak ada satupun pihak sponsor yang menyatakan berminat. Rata-rata para sponsor itu hanya mau membangunkan jembatan penyeberangan yang lokasinya berada di depan Rita Mall.
Akan tetapi, rencana pembangunan jembatan penyeberangan di depan Rita Mall pun urung dilaksanakan oleh sponsor, karena dari pihak manajemen Rita Mall mengaku keberatan, sebab jembatan penyebrangan itu justru nantinya akan menutupi pandangan Rita Mall.
“Ada atau tidak ada pihak sponsor yang membantu pembangunan jembatan penyeberangan ini, kami tetap akan membuat detail enginering design (DED) sebagaimana perintah dari Walikota,” tandas Chaerul.