![]() |
|
|
PanturaNews (Tegal) - Pemerintah Otorita Batam menyatakan siap menjalin kerjasama dengan Pemkot Tegal, Jawa Tengah, untuk memberi peluang promosi investasi di Gedung Pusat Infomasi Bisnis Otorita Batam. yang kerap menjadi rujukan calon investor dari Singapore dan Malaysia.
Hal itu disampaikan Andika dari Kantor Pusat Informasi Bisnis Batam, setelah melihat produk-produk yang ditawarkan stand Pemkiot Tegal dalam gelar Batam Investrade Expo 2011 yang terselenggara di Mega Mall Batam Centre, 27-30 Oktober 2011.
Demikian disampaikan anggota Komisi II DPRD Kota Tegal, Rachmat Rahardjo, melalui pers release kunjungan kerja Komisi II ke Batam Investrade Ekpo, Minggu 30 Oktober 2011.
Menurut Rachmat, dari pantauan perwakilan Komisi II, Teguh Iman Satoso, Kusnendro dan Hendria Priatmana di lokasi Batam Investrade Ekpo, nampak stand Kota Tegal yang menawarkan sejumah produk seperti produk sarung tenun ATBM, Batik Tegalan, Shuttle Cock, industri kerajinan logam dan beberapa lainnya, mempunyai daya tarik khusus bagi pengunjung expo.
Ditambah lagi dengan lokasi expo yang berada di Mega Mall Batam Centre, menjadikan tempat tersebut tidak hanya dikunjungi oleh masyarakat Batam, namun juga dikunjungi oleh wisatawan dari Malaysia dan Singapore.
Antusiasme pengunjung itu ditunjukan adanya pemesanan dan pembelian sarung tenun cap Pohon Kurma produk asli tenun tradisional (bukan mesin) Kota Tegal dalam jumlah besar oleh salah seorang pengusaha bernama Opay, dari PT Citra Batam. Dinas Perindustrian DKI Jaya melalui Derliana Melinda Sagala, SE. MM juga menyatakan siap membantu membuka akses kain sarung tenun untuk bisa masuk ke Singapore, sedangkan Ketua Kadin Batam, Nada Faza Soraya sangat tertarik dengan Batik Tegalan dan memberikan kesempatan ikut event pameran Batik Se Indonesia yang direncanakan November 2011.
“Keikutsertaan Pemerintah Kota Tegal terhadap event ini merupakan kegiatan penting sebagai upaya mempromosikan potensi daerah, serta memamerkan produk unggulan Kota Tegal. Dan diharapkan paska event ini ada hasil yang dapat ditindaklanjuti dalam bentuk kerjasama perdagangan maupun investasi,” kata Rachmat.
Lebih jauh dijelaskan, Event Batam Investrade Expo 2011, diikuti oleh berbagai Provinsi diantaranya Papua Barat, DIY dan Jawa Tengah. Sedangkan Kabupaten Kota diantaranya Sleman, Kota Tegal, Kutai Kartanegara, Ogan Komering Ulu Selatan, Solo dan lain-lain. Acara dibuka pada tanggal 27 Oktober 2011 oleh Ketua KADIN Otorita Batam, Nada Soraya dan ditutup pada tanggal 30 Oktober 2011 .
“Meningkatkan pertumbuhan ekonomi menjadi salah satu tugas utama Pemerintah Kota Tegal. Langkah nyata yang perlu dilakukan adalah berusaha menarik investor ke Kota Tegal dan membangun kerjasama perdagangan dengan berbagai pihak seluas-luasnya .
Momentum Batam Investrade Expo 2011 yang bertujuan memberikan kesempatan Promosi Kepada Provinsi maupun Kabupaten / kota untuk mendapatkan peluang investasi dan kerjasama dengan pihak ketiga baik swasta maupun pemerintah daerah lain menjadi sangat penting untuk diikuti,” ujarnya.
Ditambahkan, pada kesempatan gelar expo itu, Pemkot Tegal menampilkan dua model peluang investasi, yang pertama proyek kerjasama investasi antara pemkot dengan swasta dengan 4 peluang investasi yaitu 1. Pengembangan kawasan pelabuhan perikanan pantai Tegalsari , 2 . Pengembangan OW PAI , 3. Agro Bisnis Itik Tegal Kawasan Terpadu dan 4. Pengelolaan Gedung PPIB ( Pusat Promosi dan Informasi Bisnis).
Sedang yang kedua adalah Peluang Investasi Swasta Murni dengan 17 jenis usaha, diantaranya: Pengelolaan Sampah, Galangan Kapal, Restoran, Hotel / Losmen dan Industri Keuangan.