![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Rencana peralihan penggunaan pupuk urea bersubsidi dari pupuk Kujang menjadi pupuk Pusri yang akan direalisasi awal tahun 2012, DPC Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, meminta kepada Pusri untuk melaksanakan uji coba tanaman bawang merah, padi dan lainnya dilaksanakan secara terbuka dan fair.
"PT Pusri juga harus melakukan rekomendasi Komisi Pengawas Pupuk dan Pestisida (KP3), jangan berani-berani menyalurkan sebelum dilaksanakan," ujar Ketua DPC HKTI Kabupaten Brebes, Ir. Masruchi Bachro, Jumat 28 Oktober 2011.
Menurutnya, PT Pusri juga diharapkan bisa menambah luas lahan areal uji coba tanaman bawang merah, padi dan lainnya dengan menggunakan pupuk urea Pusri.
Petugas PT Pusri Kabupaten Brebes, Nur Ahmad mengatakan, pihaknya berencana melakukan uji coba di dua kecamatan, untuk demplot tanaman bawang merah, yakni di Losari dan Larangan, masing-masing seluas sekitar setengah hektar.
"Itupun biayanya sudah cukup besar, tapi permintaan petani akan coba kami sampaikan ke atasan," ujarnya.
Sementara itu, Kabid Produksi dan Perlindungan Tanaman Dinas Pertanian Kabupaten Brebes, Ir Madyo Raharjo menambahkan, sesuai hasil evaluasi, kebutuhan pupuk urea bersubsidi di Kabupaten Brebes pada 2011 mencapai 56.600 ton. Terdiri dari pengguna produksi pangan, holtikultura, peternakan dan petani tambak.
"Pada 2012, perencanaan bersifat bootom up, sehingga petani bersama PPL lebih aktif lagi agar tidak terjadi tumpang tindih," terangnya.