![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Akibat terkena penyakit kembung yang disebabkan dampak angin kencang pada musim kemarau dan pola komposisi pakan yang salah, sebanyak 25 ternak terdiri sapi, kambing, dan domba di wilayah Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, mati.
"Sebenarnya yang terkena penyakit kembung sebanyak 40 ekor, terdiri dari 20 sapi, 8 kambing, dan 12 domba. Tapi dari jumlah tersebut, sebanyak 25 ternak, terdiri lima sapi, delapan kambing, dan 12 domba mati. Sebanyak 15 sapi lainnya berhasil disembuhkan," kata Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan Brebes Jhoni Murahman, Kamis 27 Oktober 2011.
Menurutnya, penyakit kembung muncul juga akibat komposisi pakan yang salah. Jenis daun seadanya seperti daun lamtoro dan daun turi itu, mudah menimbulkan gas pada saluran pencernaan sehingga mengakibatkan kembung.
Banyak sawah dan ladang yang kering mengakibatkan para peternak kesulitan mendapatkan rumput segar. Akibatnya, sebagian peternak memberi pakan ternak dengan daun seadanya, seperti daun lamtoro dan daun turi.
"Biasanya penyakit itu ditandai dengan perut besar, napas ngos-ngosan tanpa sebab, kemudian ternak jatuh, dan kakinya kejang-kejang," ujarnya.