![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Dinas Pertanian, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah dalam waktu dekat akan melakukan uji coba untuk membandingkan pupuk Kujang dan pupuk Pusri. Uji coba ini dilakukan untuk mengetahui yang kualitasnya lebih bagus atau cocok bagi tanaman baik padi, bawang merah atau tanaman palawija lainnya di Kabupaten Brebes.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Brebes, Moh. Ikbal mengatakan uji coba kedua pupuk tersebut dilakukan mengingat pada 2012 akan dilakukan peralihan pupuk, dari kujang ke pusri. Uji coba kedua pupuk tersebut nantinya terutama akan dilakukan disentra-sentra area pertanian, seperti di Klampok dan Larangan serta lainnya.
"Memang, adanya wacana peralihan pupuk tersebut membuat para petani menolaknya. Sebab, selama ini para petani yang sudah terbiasa menggunakan pupuk kujang, sehingga enggan untuk diganti dengan pupuk pusri," ujarnya, Jumat 21 Oktober 2011.
Menurtunya, pihaknya juga sudah melayangkan surat ke Kementrian Pertanian terkait penolakan peralihan pupuk kujang ke pupuk pusri.
Sementara itu, Direktur Lembaga Kelautan Cagar Alam Perikanan dan Pertanian (Kecappi) Institute Kabupaten Brebes, Atmo Suwito Rasban SE mengatakan, dengan digantikannya pupuk Kujang ke pupuk Pusri, petani di wilayah Brebes khususnya petani bawang akan semakin tertekan. Pasalnya, selama ini petani di wilayah Brebes sudah terbiasa menggungakan pupuk Kujang.
"Kalau hal tersebut dipaksakan, maka nantinya para petani akan menanggung beban biaya lebih besar," katanya.
Mereka yang sudah terbiasa dengan pupuk Kujang, maka mereka akan berusaha mencari di wilayah Jawa Barat yang menjadi rayon pemasaran pupuk Kujang.
"Selain harus menanggung biaya transport, petani juga harus berhadapan dengan hukum mengingat hal itu nantinya akan bertentangan dengan Peraturan Menteri Perdagangan," terang Atmo.