![]() |
|
|
PanturaNews (Tegal) - Dalam rangka peringatan HUT ke-47, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Tegal, Jawa Tengah, memberikan santunan kepada 108 janda dan anak yatim. Selain itu, kegiatan HUT ke-47 juga menggelar menggelar apel akbar di komplek GOR Wisanggeni Kamis 20 Oktober 2011, yang diikuti
ratusan kader militan, jajaran pengurus mulai tingkat kota, pimpinan kecamatan, pimpinan kelurahan, serta organisasi sayap.
Ketua Panitia Peringatan HUT Partai Golkar ke 47 Kota Tegal, Drs H Didi Djanuardi, mengatakan, pelaksanaan peringatan HUT Partai Golkar ke 47 merupakan hal yang
terpenting, yang harus kita peringati. Sebab kita bisa melihat perjuangan dan kegigihan para sespuh Partai Golkar, dalam menata dan memperjuangan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Bukan hanya itu, peringatan HUT kali ini juga untuk melihat kesiapan Partai Golkar menghadpi Pemilihan Walikota (Pilwalkot) tahun 2013 dan Pemilu Leguslatif tahun 2014 mendatang.
"Kami yakin dengan kebersamaan, dan kepedulian semua pengurus, kader dan simpatisan partai Golkar target untuk memenangkan Piwlakot dan Pemilu Legislatif bias tercapai. Karena sejarah telah membutikan, akan kesolidan dan kebesaran Partai Golkar," kata Didi.
Dihadapan ratusan kader Partai Golkar, Ketua DPD Partai Golkar Kota Tegal, Drs HM Nursholeh MMPd, menyatakan, sebagai Partai yang menempati posisi kedua, dalam Pemilu Legislatif (Pileg) 2009 lalu. Saat ini Partai Golkar memiliki 6 anggota DPRD, bahkan salah satunya menempati posisi Wakil Ketua DPRD Kota Tegal. Perolehan suara Pileg 2009, dan kegagalan Partai Golkar mengusun pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota pada Pemilu Kepala Daerah (Pilwalkot)pada bulan Oktober 2008 lalu harus jadi pemacu kita semua, untuk melakukan perbaikan. Sehingga kejayaan Partai Golkar, baik di eksekutif maupun legislatif harus bisa
diwujudkan pada Pilwalkot Kota Tegal tahun 2013 mendatang dan Pileg 2014 mendatang.
Dijelaskan Nursholeh, sebagai bentuk keseriusan DPD Partai Golkar Kota Tegal, untuk merebut kembali kejayaan Partai Golkar. Saat ini jajaran kepengurusan Partai Golkar mulai tingkat DPD, PK, Pimpinan Kelurahan, dan kader militan terlatih
telah terbentuk. Organisasi sayap, baik yang mendirikan atau didirikan juga telah melakukan reorganisasi. Bahkan dibawah komando Drs H Didi Djanuardi sebagai Ketua Lembaga Pengelola Kaderisasi (LPK), DPD Partai Golkar telah memiliki ratusan kader militan melalui Pokar-pokar terlatih yang siap memenangkan Partai Golkar, baik dalam Pilwalkot maupun Pileg.
"Melalui peringatan HUT ke 47, kami mengajak kepada semua pengurus Partai Golkar, mulai tingkat DPD, PK, Pimpinan Kelurahan, Pokkar, Organisasi Sayap, baik yang mendirikan atau didirikan, serta semua kader dan simpatisan Partai Golkar untuk saling bahu membahu, guna menjalankan mesin politik secara maksimal. Kami mengajak semua pengurus dan kader Partai Golkar untuk bersatu, singkirkan ego masing-masing, bulatkan tekad untuk bersama-sama meraih kejayaan Partai Golkar melalui Pilwalkot dan Pileg mendatang," ungkap Nursholeh.
Ditegaskan Nursholeh, dengan kebersamaan dan saling menghargai satu sama lain. Tekad Partai Golkar Kota Tegal bisa mengusung pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Tegal pada Pemilukada tahun 2013 dapat tercapai. Pengalaman pahit Tekad Partai Golkar Kota Tegal bisa mengusung pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Tegal pada Pemilukada tahun 2013
Pilwalkot tahun 2008 harus jadi pemacu kita, agar pada tahun 2013 Partai Golkar tidak hanya mampu mengusung pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota. Tapi harus bisa mendudukan calon Partai Gokar menjadi Walikota dan Wakil Walikota Tegal periode 2014-2019. Begitupula dengan Pileg tahun 2014, Partai Golkar Kota Tegal harus mampu menjadi pemenang Pemilu. Sehingga secara tidak langsung, dapat mendudukan kader terbaiknya menjadai Ketua DPRD Kota Tegal periode 2014-2019.
"Partai Golkar adalah partai yang besar, maka kita tidak boleh jadi pecundang atau pelengkap penderita. Kita harus bisa menentukan arah kebijakan pemerintahan di Kota Tegal, jangan hanya jadi penonton. Tapi kita harus siap jadi pemain yang sportif dan konsisten, untuk berlaga dalam arena kompetisi di Pilwalkot dan Pileg," tegasnya.