![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Oknum Kepala Desa (Kades) Lemahabang, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah berinisial Sg, diduga menyelewengkan bantuan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2008-2010.
Berdasarkan sumber yang diperoleh PanturaNews menyebutkan, bantuan ADD tahun 2008 yang diperoleh dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat sebesar Rp 70 juta, masih terdapat sisa dana sebesar Rp 13,5 juta tidak dilaksanakan untuk pembangunan desa. Begitu juga ADD tahun 2009 sebesar Rp 45 juta, namun masih terdapat sisa dana sebesar Rp 9 juta juga tidak dilaksanakan. Selain itu, ADD tahun 2010 sebesar Rp 22,5 juta juga tidak dilaksanakan.
Diduga bantuan ADD tersebut digunakan untuk memperkaya diri maupun untuk kepentingan pribadi oknum kades tersebut. Namun, saat PanturaNews konfirmasi langsung, Sg di kantornya membantah keras jika ADD tahun 2008-2010 telah diselewengkannya.
"Kata siapa bantuan ADD 2008-2010 tidak dilaksanakan untuk kegiatan pembangunan desa? Kalau tidak percaya tanyakan langsung saja kepada bendahara desa yang tahu persis penggunaan ADD-nya," kata Sg didampingi bendaharanya Sb, Jumat 21 Oktober 2011.
Menurut Sg didampingi bendarahannya itu menjelaskan, bahwa bantuan ADD 2008-2010 digunakan untuk kepentingan pembangunan desanya. Adapun untuk ADD 2008 digunakan untuk peningkatan jalan lingkungan desanya. Sementara untuk ADD 2009 digunakan untuk pembangunan Mandi Cuci Kakus (MCK). Sedangkan ADD 2010 sendiri untuk pengerasan jalan desa.
Lagi pula, lanjut Sg, didalam laporan pembukuan penggunaan anggaran desa yang telah dibuat juga sudah ada bentuk kegiatan pembangunannya. Bahkan dari Inspektorat sendiri selalu rutin memonitoringnya. "Jadi, tidak benar kalau ADD 2008-2010 kami selewengkan," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Inspektorat Kabupaten Brebes, H. Wisnu Broto SH saat akan dikonfirmasi terkait hal tersebut, pihaknya belum mengetahui adanya laporan dari stafnya yang telah memonitoring ADD Desa Lemahabang.
"Saya belum tahu, kalau dari staf saya ada yang memonitoring penggunaan bantuan ADD Desa Lemahabang," tandasnya.