![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Setelah harga bawang merah di wilayah Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, sempat terpuruk, kini harga bawang kembali naik dalam sepekan terakhir. Jika pada pekan lalu harga bawang ditingkat petani mencapai Rp 6.000 per kilogram, saat ini mencapai Rp 7.000 hingga Rp 8.000 per kilogram.
Saefudin Juhri (35), pedagang bawang merah di wilayah Brebes, mengatakan tingginya harga bawang merah sebagai dampak meningkatnya permintaan bawang dari luar daerah. Kondisi itu tidak diimbangi dengan ketersediaan bawang di Brebes karena saat ini panen hampir habis. Panen hanya berlangsung di wilayah Brebes tengah dan selatan, yang masih mendapatkan pengairan pada musim kemarau, seperti di Kecamatan Songgom.
"Jelas, kenaikan harga bawang merah menguntungkan sebagian petani yang sedang panen," ungkapnya.
Sukari (55), petani bawang merah lainnya mengatakan, petani diuntungkan oleh kenaikan harga, setelah beberapa waktu lalu terpuruk, akibat anjloknya harga bawang merah hingga Rp 4.000 per kilogram. Tahun lalu, petani juga banyak yang rugi, akibat hujan terus-menerus yang mengakibatkan tanaman bawang merah gagal panen.
Menurut dia, rata-rata modal untuk menanam bawang merah mencapai Rp 50 juta per hektar. Dengan produktivitas sekitar 12 ton per hektar, dan harga jual bawang Rp 8.000 per kilogram, petani bisa mendapatkan keuntungan sekitar Rp 96 juta.
Diketahui, dua bulan belakangan (Agustus 2011-Red) para petani bawang merah di Kabupaten Brebes, menangis. Pasalnya, disaat sedang panen raya bukannya keuntungan yang diraih, namun kerugian yang didapat. Kondisi ini dialami akibat harga komoditas andalan Kota Bawang ini mengalami penurunan drastis, yakni dari Rp 17.000 menjadi Rp 3.000 per Kg.
Karnadi (63), petani yang juga penggarap bawang merah asal Desa Padasugih, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, mengatakan turunnya harga bawang merah dimungkinkan akibat membanjirnya bawang merah impor yang masuk ke wilayahnya.
Sejak dua puluh hari ini, lanjut Karnadi, para petani bawang merah di desanya mengalami nasib prihatin. Sebab, harga bawang merah yang kwalitasnya jelek dihargai Rp 3.000/Kg. Sedangkan yang berkwalitas sedang seharga kisaran Rp 4.000 - Rp5.000/Kg. Adapun yang kwalitasnya bagus dihargai Rp 6.000/Kg. Padahal harga bawang setengah bulan lalu masih mencapai Rp 17.000/Kg.