![]() |
|
|
PanturtaNews (Brebes) - Bupati Brebes, Jawa Tengah, H Agung Widyantoro SH MSi menegaskan, Pemkab Brebes terikat dengan kesepakatan dengan Pemprov dan Pemkab Tegal serta Pemkot Tegal, dalam pemanfaatan sumber mata air Tuk Suci.
Sumber mata air yang ada di kaki Gunung Slamet, Desa Dawuhan, Kecamatan Sirmpog itu akan dimanfaatkan untuk kebutuhan air minum yang dikelola oleh Perusahaan Daerah Air Bersih (PDAB).
"Kita sudah terikat dengan kespakatan antara Pemprov dan tiga daerah, tapi saran dari masyarakat kami terima dan akan kami lakukan pembahasan," kata Agung di Paguyangan, Selasa 04 Oktober 2011 siang.
Menurutnya, pengelolaan Tuk Suci membutuhkan biaya yang cukup besar, mencapai Rp 100 milyar dan itu Pemkab Brebes tidak memiliki kemampuan dananya. Sehingga dengan dukungan Pemerintah Pusat, Pemprov dengan tiga daerah, yakni Brebes, Tegal dan Kota Tegal melakukan sharing atau kerjasama. "Kita tidak punya kemampuan dana untuk pengelolaannya," ujar Agung.
Pengeluaan Tuk Suci untuk memenuhi kebutuhan air minum di Brebes, Tegal dan Slawi (Bregas) dan bukan untuk air minum dalam kemasan. Pemanfaatan dan penyalurannya untuk kebuthan ke rumah tangga. "Dimanfaatkan untuk disalurkan ke rumah tangga, bukan seperti yang diisukan untuk air minum dalam kemasan," kata Agung.
Dikatakan, Pusat dan Pemprov sudah melakukan penghitungan debit yang ada di Tuk Suci dan sudah direkomendasikan. Pemkab juga tidak ingin masyarakat petani dan rakyat Brebes dirugikan dengan kesulitan air. "Sudah dilakukan penghitungan dan direkomendir," tutur Agung.
Agung juga memberi jaminan pada masyarakat, jika ada kekeliruan dalam penghitungan, dirinya akan membela rakyatnya. Tetapi jika akurasi sudah tepat, masyarakat diminta untuk mendukung program yang sudah disepakati oleh Pemprov, kabupaten dan kota. "Kalau ada kekeliruan saya akan berdiri di depan untuk rakyat Brebes, tapi kalau sudah tepat akurasinya mati kita dukung bersama," pungkasnya.
Seperti diberikatan, pemanfaatan sumber air dari Tuk Suci di Desa Dawuhan, Kecamatan Sirampog, Brebes, Jawa Tengah, untuk memasok kebutuhan air bersih di tiga daerah, yakni Kabupaten Brebes, Kota Tegal dan Kabupaten Tegal disoal oleh masyarakat Brebes bagian Selatan.
Hal itu mengemuka di forum Dialog Dinamika Problem Masyarakat Brebes Selatan yang digelar di Aula Kecamatan Bumiayu, Brebes, Sabtu 01 Oktober 2011 siang.
"Pemanfaatan Tuk Suci untuk kebutahan air bersih di tiga daerah akan berdampak buruk, lahan pertanian tidak bisa produktif dan masyarakat akan mengalami kesulitan ekonomi," kata Ma'ruf SPd, salah satu peserta dialog.