Truk Bermuatan Berat Masih Melintasi Ciregol
ZM-Zaenal Muttaqin
Kamis, 04/08/2011, 06:11:21 WIB

Beberapa kendaraan bertonase tinggi nampak melintas di Ciregol (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Kendaraan bertonase tinggi yang masih melintas di jalan Nasional ruas Jakarta-Tegal-Purwokerto, tepatnya di jalur Tanjakan Ciregol, Desa Kutamendala, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, sangat disayangkan. Pasalnya, jalan yang sebelumnya ambles dan putus, kondisinya sudah tidak layak dan sangat membahayakan.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Tegal-Slawi-Prupuk-Ajibarang-Wangon, Dinas Bina Marga Jawa Tengah Wilayah Tegal, Danang Triwibowo mengatakan, sebenarnya jalan ini telah divonis mati. Sebab, sudah sangat tidak layak lagi sebagai jalan yang dilintasi kendaraan dan harus direlokasi. "Jika saat ini masih dibuka, karena memang tidak ada jalan lain lagi," ujarnya kepada PanturaNews, 04 Agustus 2011 siang.

Menurutnya, dengan kondisi jalan saat ini semestinya hanya untul kendaraan bertonase maksimal delapan ton yang boleh melintas. Kenyataannya, tidak sedikit kendaraan bertonase diatas sepuluh ton masih sering melintas.

"Sebenarnya sudah ada kesepakatan dengan pihak-pihak terkait untuk dilakukan pembatasan tonase kendaraan yang diperbolehkan melintasinya," kata Danang.

Sejak jalan mengalami putus dan sempat ditutup untuk semua kendaraan, terus dilakukan penanganan darurat. Penanganan darurat ini hampir selesai, tinggal menyelesaikan pembuatan drainase di sisi jalan yang pekerjaannya juga hampir selesai. "Setelah pembuatan drainase sepanjang 500 meter ini penanganan darurat selesai," ucap Danang.

Masih menurut Danang, kondisi saat ini Tanjakan Ciregol telah halus dan siap menghadapi arus mudik lebaran nanti. "Asal tidak ada bencana yang lebih ekstrim lagi di Ciregol ini, sudah siap untuk menghadapi arus mudik lebaran nanti," pungkas Danang.