![]() |
|
|
PanturaNews (Tegal) - Masuki Ramadan, tiba waktunya bagi ribuan warga Tegal, Jawa Tengah, dan sekitarnya menggelar ritual padusan. Ritual tahunan ini diadakan di sejumlah obyek wisata permandian di Kabupaten Tegal, khususnya di Obyek Wisata Air Panas Guci di Desa Guci Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal.
Ribuan warga dari anak hingga orang tua, Minggu 31 Juli 2011, melakukan bersih-bersih menyambut datangnya bulan suci Ramadhan. Obyek Wisata Guci menjadi tujuan menggelar padusan, yakni membersihkan diri dengan cara mandi di bawah pancuran air terjun atau sungai kecil yang mengalir di sekitar air terjun. Tradisi padusan bagi masyarakat Jawa merupakan kegiatan membersihkan diri, sehari sebelum datangnya Ramadhan. Ritual ini diharapkan warga bersiap diri dan hati menjalani puasa.
Sejak pagi warga mulai berdatangan di lokasi yang dikenal dengan air panasnya tersebut. Meningkatnya jumlah pengunjung kali ini, disebabkan karena fasilitas di lokasi objek wisata sudah lengkap. Yakni arena bermain anak, villa, hotel, kolam renang anak dan dewasa serta kelengkapan lainnya yang menyebabkan pengunjung penasaran.
Menurut Wahyuni (30), Warga Desa Larangan, Kabupaten Brebes, tradisi padusan ini mempunyai arti penting. Yaitu, untuk peningkatan iman spiritual khususnya bagi umat Islam. “Hampir setiap tahun menjelang puasa saya datang ke sini, selain tempatnya asri, udaranya sangat sejuk,” kata Yuni.
Obyek Wisata Guci terletak sekitar 30 Km dari Kota Slawi atau 40 Km dari Kota Tegal menuju ke selatan. Guci berada di Desa Guci, Kecamatan Bumijawa, yaitu kecamatan paling selatan di Kabupaten Tegal yang berada tepat di bawah kaki Gunung Slamet.