![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) – Dari release BPS dan angka ramalan dua BPS, surplus beras untuk saat ini mencapai 4,5 - 5 juta ton. Sementara, laporan rapat ketahanan pangan beberapa saat lalu yang mengundang para pelaku usaha dan asosiasi petani dari provinsi - daerah penghasil utama beras, menyatakan produksi tahun 2011 lebih baik dari pada tahun 2010. Jadi, masyarakat tidak perlu panik menghadapi kebutuhan pokok terutama beras selama bulan Ramadhan 1432 H.
Demikian disampaikan Menteri Pertanian RI, Suswono, Sabtu 30 Juli 2011, saat kunjungan ke Desa Larangan, Kecamaan Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.
Menurut Menteri, dari sisi produksi memang tidak ada masalah, namun persoalannnya kenapa sekarang harga kebutuhan pokok semuanya naik.
“Kenaikan harga ini bisa karena pengaruh faktor psikologis. Seperti biasa, kalau bulan Ramadhan
harga sepertinya harus naik. Bisa saja ini permainan dari pedagang,” kata Menteri sambil tertawa kecil.
Selanjutnya ia mengatakan, pihaknya mendapat informasi di beberapa titik yang diduga ada penimbunan. “Rata-rata lima ton di gudang itu, apakah benar atau tidak kami sedang berkoordinasi dengan kepolisian,” tutur Suswono.
Menteri menghimbau masyarakat tidak perlu panik. Karena selama ini belum pernah ada masyarakat mengantri membeli beras, sebagaimana mengantri BBM. Kalau sekarang impor, itu pun untuk menutup stok di Bulog, karena Bulog tidak optimal menyerap dari dalam negeri.
Contohnya di gudang Bulog Kertasmaya, Indramayu, dari kapasitas 7000 ton ternyata hanya terdapat 300 ton.
Alasan kepala gudang saat itu baru saja diangkut ke Bandung 2000 ton. Padahal, sekitar gudang tersebut sedang panen raya. Padahal Bulog saat ini diberi alat oleh presiden melalui Inpres Nomor 8 untuk membeli dengan harga yang lebih leluasa. Tidak seperti dulu, dipatok satu harga dengan satu kwalitas.
“Untuk kebutuhan Ramadhan dari sisi stok aman, dan Bulog pun siap untuk melakukan operasi pasar. Begitu juga daging, stok aman. Yang masih kurang adalah kacang tanah. Meskipun sumbernya dari impor, semuanya mencukupi selama Ramadhan,” pungkas Suswono.