![]() |
|
|
PanturaNews (Semarang) - Anggota DPR RI dari Fraksi PKB, Gita KDI bersama rekannya Yudhit ikut meramaikan peringatan hari lahir (Harlah) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ke 13 yang digelar DPW PKB Jawa Tengah, di ball room Hotel Patra Jasa, Semarang, Jumat 29 Juli 2011 pukul 20.00 WIB.
Kedua artis cantik itu nampak tidak canggung membawakan lagu-lagu dangdut dan pop Indonesia secara bergantian di hadapan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Bendahara Umum PKB Bahruddin Nashori dan jajaran pengurus DPW PKB Jawa Tengah hingga larut malam.
Bahkan, sejumlah kader PKB baik dari dewan tanfidz maupun dewan syuro ikut aksi bergoyang di atas panggung mengiringi Gita KDI yang melantunkan sejumlah lagu dangdut. Peringatan harlah PKB malam itu semakin meriah dengan joke-joke segar dan lawakan yang dilemparkan sang pembawa acara, Derry Sudarisman. Komedian Indonesia yang biasa tampil melawak bersama grupnya malam itu tampil beda, dengan menggunakan busana rapi bertindak sebagai MC.
Dalam pidato sambutannya, Ketua umum PKB Muhaimin Iskandar mengatakan, bahwa dimulai dari peringatan harlah ke 13, PKB di seluruh Indonesia harus cerdas dan pintar dalam memainkan peran politiknya. Saat ini, disaat banyak guncangan konflik yang dihadapi partai politik lain, PKB harus banyak belajar dari pengalaman dan harus makin memantapkan ikatan untuk kekuatan buna menyongsong pemilu 2014.
Lebih jauh Muhaimin mengatakan, potensi kekuatan terbesar yang ada di PKB bersumber dari keberadaan Nahdotul Ulama (NU). Karena, apapun alasannya PKB yang lahir dari rahim NU harus benar-benar jeli dan peduli kepada kebutuhan NU.
“Hanya karena NU, PKB ini lahir, untuk itu mari besarkan PKB dengan cara membesarkan NU. Kita galang kebersamaan untuk menggandeng warga NU ke dalam PKB,” kata Muhaimin.
Sementara, Ketua DPW PKB Jawa Tengah, Abdul Kadir Karding dihadapan massa pengurus DPC PKB dan pengurus Garda Bangsa se Jawa Tengah menyampaikan kegembiraannya atas kegigihan para kader dan simpatisan yang telah berkiprah membesarkan PKB melalui berbagai bidang kegiatan, seperti UKM, pendidikan dan ketenagakerjaan.
Karding menegaskan, PKB mendatang harus mampu berbuat dan bertindak untuk kebesaran NU. Karena, hanya NU lah satu-satunya organisasi besar di Indonesia yang banyak mensupport dan menyuplai pemikiran-pemikiran PKB. Karding juga sangat berharap adanya sinergi timbal balik dari NU agar menggiring semua keluarga dan anggota serta masyarakat nahdiyin kepada PKB.