Proyek DAK Pendidikan, Rekanan Harus Perhatikan Bestek
JAY-Riyanto Jayeng
Kamis, 28/07/2011, 12:21:00 WIB

Ketua Komisi I DPRD Kota Tegal, Sutari SH

PanturaNews (Tegal) - Ketua Komisi I DPRD Kota Tegal, Jawa Tengah, Sutari SH, Kamis 28 Juli 2011 menegaskan, rekanan yang mengerjakan proyek pembangunan 3 SMP dan 5 SD dengan menggunakan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pendidikan tahun 2010 harus serius memperhatikan kualitas, agar tak ada masalah dikemudian hari.

Menurut Sutari, proyek pembangunan 3 SMP, 5 SDN antara lain, SMP Negeri 1, SMPN 6 dan SMPN 9 dengan anggaran sekitar Rp 2 miliar. Sedangkan untuk 5 SD, antara lain SDN Kemandungan 1 Rp 165 juta, SDN Mangkukusuman 8 Rp 109 juta, SDN Tegalsari Rp 109 juta, Kemandungan 2 Rp 109 juta dan SDN Mangkukusuman 1 Rp 165 juta.

"Untuk SMPN 6 dan 9 adalah pembangunan ruang kelas baru, sedangkan untuk SMPN 1 dan bentuknya rehab berat. Sedangkan untuk 5 SD, jenis proyeknya pembangunan perpustakaan," kata Sutari.

Dijelaskan Sutari, pihaknya minta Disdik bisa melakukan pengawasan pelaksanaan proyek yang dibiayai DAK bidang pendidikan secara maksimal, agar tidak ada masalah dikemudian hari. Selain itu, agar pelaksanaan proyek 3 SMP dan 5 SD bisa tepat mutu dan waktu. Untuk pengadaan buku dan alat peraga yang dibiaai DAK bidang pendidikan, harus secepatnya dilaksanakan. Anggaran DAK bidang pendidikan tahun 2010 yang dilaksanakan sekitar Rp 13,5 miliar.

"Kami minta pengawasan diperketat, sehingga proyek DAK bidang pendidikan tahun 2010 bisa lebih cepat selesai. Dengan begitu, DAK bidang pendidikan tahun 2011 bisa cepat dilaksanakan," jelas Sutari.

Plt Kepala Disdik Kota Tegal, Drs H Yuswo Waluyo, mengungkapkan, untuk DAK bidang pendidikan tahun 2010, yang bentuknya fisik telah dilaksanakan. Namun untuk pengadaan buku dan alat peraga belum dilaksanakan, karena masih dalam proses. Sedangkan DAK 2011 masih menunggu Juklak dan Juknis.

"Pelaksanaan DAK bidang pendidikan tahun 2011 terganjal karena belum adanya Juklak dan Juknis dari Kementerian Pendidikan, bukan karena pelaksanaan DAK bidang pendidikan tahun 2010. Sehingga kalau Juklak dan Juknis besok turun, kami akan langsung laksanakan DAK bidang pendidikan tahun 2011," ungkap Yuswo.