Puluhan PJU Liar Bakal Ditindak Tegas Tim Gabungan
JAY-Riyanto Jayeng
Jumat, 22/07/2011, 07:48:00 WIB

Ilustrasi

PanturaNews (Tegal) - Puluhan instalasi jaringan Penerangan Jalan Umum (PJU) yang dianggap liar di beberapa titik wilayah Kota Tegal, Jawa Tengah, bakal ditindak tegas dan ditertibkan. Tim gabungan yang terdiri atas Dinas Pekerjaan Umum (PJU) bersama APJ PLN Tegal tidak akan segan melakukan penertiban terhadap PJU liar tersebut. Tim gabungan telah bekerja selama tiga minggu, dan ditargetkan akhir bulan Juli 2011 pendataan dan identifikasi PJU resmi dapat diketahui. Demikian dikatakan Kabid Bina Marga DPU Kota Tegal, Sugianto ST MT, Jumat 22 Juli 2011.

Menurutnya, tim gabungan telah terbentuk sejak awal bulan Juli 2011, sehingga sampai saat ini sudah bekerja sekitar 3 minggu. Selain untuk menertiban PJU liar, baik yang dipasang masyarakat tanpa melalui prosedur ataupun dipasang pihak pengembang perumahan. Kerja tim gabungan juga untuk melakukan pemutahiran data jumlah PJU, utamanya yang resmi. Sedangkan yang liar, untuk menekan biaya pembayaran rekening setiap bulannya bakal ditertibkan.

"Selama ini kami tidak tahu soal jumlah PJU, karena ditangani langusung oleh PLN. Namun dengan program meterisasi PJU, kami butuh data PJU yang ada. Hal ini juga sekaligus untuk mengukur kemampuan alat meterisasi, yang kami pasang di beberapa titik," kata Sugianto.

Lebih jauh Sugianto mengatakan,  agar bisa dijadikan dasar penggunaan bersama, baik untuk Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal dan PLN, pemutahiran data jumlah PJU ditargetkan selesai akhir bulan ini (Juli, red). Sehingga pada awal bulan Agustus 2011, data sudah mutahir. Sehingga bisa dipantau penambahannya, utamanya untuk menekan pemasanagan PJU ilegal atau liar.

"Kami minta masyarakat mau mengikuti prosedur, kalau ingin memasang PJU," tuturnya.

Anggota Komisi III DPRD Kota Tegal, Abdullah Sungkar ST SE, mengungkapkan, karena meterisasi PJU sampai akhir tahun 2011 sudah terlaksana 70 persen, maka untuk melihat realisasi efesiensi anggaran sebagaimana dijanjikan awal pelaksanaan program ini. Yakni, bisa menghemat anggaran sampai 40 persen. Maka pihaknya mengusulkan, agar pada tahun 2012 dianggarkan untuk penelitian. "Melalui penelitian, kami bisa melihat sekaligus mengevaluasi pelaksanaan evesiensi PJU," ujarnya.