Upaya Jaring Pelanggan, PLN Blusukan ke Desa-Desa
TK-Takwo Heriyanto
Selasa, 19/07/2011, 06:32:00 WIB

Petugas dari PLN UPJ Brebes melakukan pendataan pemasangan listrik (Foto: Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Untuk mencari pelanggan sebanyak mungkin, PLN UPJ Brebes, Jawa Tengah, rela blusukan ke desa-desa. Hal itu sebagai upaya program dari PLN pusat yang memberlakukan sistem jemput bola, agar warga yang rumahnya belum teraliri listrik dapat menikmatinya.

Dari pantauan PanturaNews, PLN UPJ Brebes yang dipimpin Nurkholik bekerjasama dengan Biro Teknik Listrik (BTL), Selasa 19 Juli 2011, melakukan jemput bola dengan langsung mencari pelanggan ke Dukuh Krikil Desa Tengguli, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes. Warga yang mengetahui kedatangan mereka nampak senang, karena selama ini di pedukuhannya banyak yang belum teraliri listrik.

Keterangan yang diperoleh dari Kadus III Desa Tengguli, Rasidin bahwa di pedukuhan ini, terdapat 400 Kepala Keluarga (KK). Dari jumlah tersebut hanya 77 KK yang baru teraliri listrik. Sedangkan sisanya, yakni 323 KK belum menikmati listrik.

"Dipedukuhan ini, masih banyak warga yang belum menikmati listrik. Kalaupun ada rumah warga yang sudah teraliri listrik, itupun karena menyalur dari rumah tetangganya yang sudah dialiri listrik," ujar Rasidin.

Menurutnya, dengan sistem jemput bola yang dilakukan PLN UPJ Brebes, warga dipedukuhannya merasa senang. Selain karena menghemat biaya juga bebas dari praktek calo.

Sementara, Manager PLN UPJ Brebes, Nurkholik mengungkapkan mencari pelanggan dengan sistem jemput bola yang diterapkannya itu, sudah yang kelima kalinya dilakukan. Diantaranya di Dukuh Kali Soka, Kali Kacar, Grobak Desa Randusari, Kecamatan Losari dan Dukuh Krikil Desa Tengguli, Kecamatan Tanjung.

Untuk warga yang akan memasang/menyambung listrik baru, kata Nurkholik, persyaratannya cukup dengan membawa KTP saja. "Kalau biaya pemasangan/penyambungan listrik baru dengan daya 450 VA dikenakan Rp 337.500,-. Sedangkan daya 900 VA dikenakan biaya Rp 675.000,-. Tapi biaya itu, tidak termasuk dengan biaya instalasi listrik yang dipasang oleh BTL," tandasnya.

Dijelaskannya, jika sudah memenuhi standar bagi yang sudah menjadi pelanggan listrik dapat juga mengajukan permohonan instalasi listrik kepada Konsuil untuk memastikan bahwa instalasi listrik yang digunakan sudah standar dan laik operasi (SLO) atau belum.

Di sisi lain, ia pun mengatakan, bagi yang sudah menjadi pelanggan listrik tapi belum memiliki SLO, sebaiknya segera diajukan permintaan pemeriksaan instalasi yang telah terpasang kepada Konsuil. "Ini dilakukan untuk memastikan atau meyakinkan apakah instalasi listrik tersebut aman atau tidak, sehingga dapat mengantisipasi secara lebih dini kejadian bahaya listrik yang tidak diharapkan," terangnya.