![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Bupati Brebes, Jawa Tengah, H. Agung Widyantoro SH MSi menyatakan jumlah Penduduk Kabupaten Brebes yang mencapai 1,7 juta jiwa menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat, khususnya terkait dengan program peningkatan kesejahteraan rakyat. Disatu sisi besarnya jumlah penduduk mampu menjadi potensi yang memberi kontribusi positif bagi pembangunan.
Namun di lain pihak apabila jumlah penduduk yang sedemikian besar tidak diimbangi dengan kualitas SDM-nya, maka bisa menjadi beban bagi kemajuan pembangunan. Untuk itu pemerintah memandang perlunya penanganan program keluarga berencana dengan lebih optimal.
"Upaya ini dilakukan agar pertumbuhan jumlah penduduk mampu dikendalikan secara terencana, sehingga dapat berkorelasi positif dengan program peningkatan kualitas sumber daya manusia yang tengah digalakkan oleh pemerintah melalui pendidikan Wajar (Wajib Belajar) 9 tahun," ujar Agung dalam sambutannya pada acara penyerahan bantuan sembako bagi warga kurang mampu di Desa Terlangu, Kecamatan Brebes, Jumat 15 Juli 2011.
Acara yang merupakan rangkaian dalam rangka evaluasi Desa Binaan 10 Program Pokok PKK ini, lanjut Agung, selain permasalahan jumlah penduduk yang cukup besar, persoalan warga buta huruf juga masih menjadi kendala pembangunan. Tercatat di Kabupaten Brebes masih ada 170.000 warga yang masih belum melek huruf.
Hal ini merupakan urusan wajib yang harus segera diselesaikan. Untuk itu pemerintah daerah melaui dinas terkait akan aktif turun ke masyarakat dalam memberantas buta huruf. Karena itu, bupati mengajak dan mendorong seluruh warganya untuk menyekolahkan anaknya minimal sampai dengan lulus SMP.
“Lulus SMA lebih baik, kalau bisa sampai lulus perguruan tinggi atau menjadi sarjana “ tegas Bupati.
Diakhir acara Bupati Brebes dengan didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Brebes, Hj. Dra. Amy Agung Widyantoro, M.Kes, Camat beserta Muspika secara simbolis memberikan bantuan sosial berupa paket sembako kepada warga kurang mampu yang ada di Kecamatan Brebes. Total jumlah sembako yang diberikan 1720 paket, masing-masing desa menerima 75 paket sembako.
Selain bantuan sembako, juga diberikan santunan dari GN-OTA Kabupaten Brebes untuk 100 orang siswa sekolah Dasar dan 50 orang siswa SMP. Bupati secara khusus berpesan agar pemberian bantuan dan santunan ini tidak dilihat semat-mata dari jumlah maupun nilai nominalnya, namun lebih dimaknai sebagai bentuk kepedulian dan perhatian pemerintah pada kebutuhan dan kesejahteraan warga kurang mampu.