Penerimaan Siswa Baru di MAN 2 Brebes Bebas Pungutan
ZM-Zaenal Muttaqin
Rabu, 13/07/2011, 10:40:00 WIB

Gedung MAN 2 Brebes yang terletak di Desa Laren, Kecamatan Bumiayu, Brebes (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Brebes yang ada di Kecamatan Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah, tanpa menarik uang sumbangan pengembangan sekolah atau uang gedung. Sumbangan Komite tiap bulannya juga cukup Rp 80 per bulan, jumlah terjangkau bagi mayasrakat pada umumnya.

"PPDB kami tidak menarik uang gedung, iuran komite juga cuma Rp 80 ribu tiap bulannya," kata Wakil Kepala Sekolah MAN 2 Brebes bidang Kesiswaan, Iman Sulthon SPd kepada PanturaNews, Rabu 13 Juli 2011 siang.

Tahun ajaran 2011/2012 ini ada 293 siswa yang mendaftar saat PPDB lalu dan yang terjaring 250 siswa yang akan terbagi menjadi enam kelas. Jumlah itu lebih banyak dari tahun sebelumnya, yang hanya mendapatkan 234 siswa. "Tahun ini lebih banyak dari tahun lalu, ini berkat gencarnya sosialisasi pada masyarakat," ujar Iman.

Dikatakan, tahun ini untuk biaya daftar ulang siswa baru sebesar Rp 500 ribu. Biaya sebesar itu sudah meliputi uang seragam dan biaya administrasi lainnya. "Dibanding dengan sekolah lain MAN 2 Brebes ini untuk biaya daftar ulang relatif paling rendah," ucap Iman.

Rendahnya biaya tersebut dan tanpa adanya pungutan sumbangan pengembangan, dimaksudkan untuk memberikan kesempatan pada semua siswa bisa sekolah di MAN 2 Brebes. Mengingat kondisi ekonomi masyarakat banyak yang rendah, tetapi sangat membutuhkan pendidikan. "Kami ingin memberikan kesempatan pada semua siswa baik yang mampu maupun kurang mampu untuk belajar," ungkap Iman.

MAN 2 Brebes memiliki tiga jurusan, yakni IPA, IPS dan Keagmaan. Meski tergolong sekolah yang murah beberapa prestasi telah berhasil diraihnya. "Kita berhasil meraih juara II voli putra pada Porseni tingkat Jawa Tengah dan juga juara I piala rektor UMP Purwokerto," tutur Iman.

Sekolah dibawah naungan Departemen Agama ini memiliki guru pengajar sebanyak 53 orang, 40 diantaranya PNS dan ada 11 karyawan yang tiga diantaranya telah diangkat sebagai PNS pula. "Guru dan Karyawannya da yang PNS dan ada yang non PNS," pungkas Iman.