Geram Kemacetan Pantura, Mas Jaka Gelar Aksi Teaterikal
KN-Kuntoro
Rabu, 13/07/2011, 02:00:00 WIB

Aris Hada mengguyur mukanya dengan cairan merah saat aksi teatrikal diatas jembatan. (Foto: Kuntoro)

PanturaNews (Brebes) - Kemacetan di jalur pantura Brebes, Jawa Tengah, yang sudah berlangsung lebih sebulan, membuat banyak kalangan kian geram. Sekelompok aktivis LSM Mas Jaka, Brebes, menggelar unjuk rasa di atas jembatan Pemali. Tak hanya itu, seorang seniman sempat berteaterikal di atas Jembatan Pemali tersebut, Rabu 13 Juli 2011.

Aktivis LSM Mas Jaka, Kustoro, dalam orasinya mendesak pihak Bina Marga Jawa Tengah untuk segera menyelesaikan perbaikan Jembatan Pemali, karena proses perbaikan dituding teramat lamban, sehingga membuat para pengguna jalan amat terganggu jika melewati wilayah Pantura menjelang measuki Kota Brebes.

"Jika sampai akhir Juli ini belum selesai, kami akan mengerahkan massa lebih banyak lagi. Mengapa proses pengerjaan jembatan begitu lamban. Apa sebenarnya penyebabnya," teriak Kustoro.      

Aris Hada, seorang seniman yang sekaligus aktivis LSM Mas Jaka, melakukan aksi teaterikal dengan amat masif. Sebelum melakukan aksinya, Aris mengguyur seluruh badannya yang tanpa baju itu dengn cairan merah darah. "Ini bukti kemacetan Panturta di Brebes telah menelan banyak korban jiwa," teriak Aries.

Bahkan Aris tak sekadar berorasi, ia pun bergulingan di atas Jembatan Pemali dengan wajah dan yubuh berlumuran darah. "Ini sudah keterlaluan, mana pimpinan proyek jembatan ini," ujar Aris seraya berdiri, dan mengejar mencari pimpinan proyek.

Dalam dialog antara Aris dan pihak PT Wasis Karya Nugraha yang menangani perbaikan jembatan, Ruslan Abdul Ghani, terungkap bahwa perbaikan jembatan sesuai MoU, akan selesai 30 Agustus. "Nanti akhir Agustus jembatan ini sudah bisa dilalui kendaran," terang Ruslan.

Mendengar keterangan Ruslan, Aris langsung menjawab, "Itu terlalu lama. Kalau bisa dipercepat mengapa harus dilama-lamakan. Mengapa tidak ditambah tenaga kerjanya biar cepat selesai," ujar Aris dengan geram.

Seperti diketehui, arus lalu lintas di jalur pantura wilayah Kabupaten Brebes, kerap terjadi kemacetan terkait sedang diperbaikinya tiga jembatan. Namun, proses perbaikan dituding terlalu lama, sehingga banyak pihak yang geram.