![]() |
|
|
PanturaNews (Tegal) - Tiga sastrawan Tegal, Jawa Tengah, diundang Dewan Kesenian Sumatera Selatan (DKSS) dalam acara Pertemuan Penyair Nusantara V, 16 - 19 Juli 2011 di Hotel Swarnadwipa Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel). Ketiganya adalah Lanang Setiawan, Nurhidayat Poso, dan M. Enthieh Mudakir.
Menurut Lanang Setiawan, DKSS sengaja mengundang ketiga seniman dari Kota Tegal itu merupakan sastrawan pilihan yang namanya laik disejajarkan dengan para sastrawan dari Malaysia, Singapura, Brunei, bahkan Thailand. Sosok mereka mewakili seluruh seniman yang ada di Tegal dan daerah sekitar dari berbagai disiplin talenta seni yang ditekuni para seniman.
Lanang Setiawan, disamping seorang novelis dan penerima Hadiah Sastra Rancage, Ia juga pencipta lagu tegalan. Sementara M. Enthieh Mudakir dikenal sebagai seorang penyair satu-satunya yang eksis di Kota Tegal, dan banyak melakukan pementasan ke berbagai tempat di Pulau Jawa.
Nurhidayat Poso, selain dikenal sebagai tokoh teater dari Teater Puber yang banyak melahirkan naskah drama dan pementasan, adalah cerpenis yang telah banyak membukukan naskahnya dan naskah lakon dramanya. Ia tergolong sastrawan yang pernah mendapatkan penghargaan dari menteri kebudayaan.
"Faktor itulah yang mendasari kami diundang ke Palembang, selain karya kami yang telah disurvay lewat studi perpustakaan dan nara sumber kridibel," ujar Lanang menirukan ucapan Anwar Putra Bayu dari pihak penyelenggara Pertemuan Penyair Nusantara V, lewat suratnya.
Ditambahkan Lanang, dalam pertemuan bergengsi tersebut, acara yang akan digeber di Palembang nanti meliputi pembacaan puisi, seminar, penerbitan antologi puisi, pameran buku, apresiasi ke sekolah danperguruan tinggi, serta wisata budaya.
"Dalam pertemuan nanti, kami bakal mengusung tema lokal. Saya sendiri nanti akan membacakan sajak Tegalan berjudul "Tembangan Banyak", terjemahan dari sajak "Nyanyian Angsa" karya WS. Rendra. Sedang Nurhidayat Poso menampilkan monolog dan M. Enthieh Mudakir bakal beraksi dengan puisi-puisi sublimnya yang terbaru," terang Lanang.
Ketiga sastrawan tersebut, akan berangkat dari Tegal pada tanggal 15 Juli 2011 menuju Bandara Soekarno - Hatta menuju Palembang, Sumatera Selatan.