Badan Anggaran DPRD Sidak Empat Proyek Mercusuar
JAY-Riyanto Jayeng
Rabu, 06/07/2011, 07:38:00 WIB

Rombongan Badan Anggaran DPRD meninjau langsung Bumi Perkemahan. (Foto: Riyanto Jayeng)

PanturaNews (Tegal) - Empat proyek mercusuar di Kota Tegal, Jawa Tengah, antara lain pembangunan gedung DPRD, Bumi Perkemahan, Taman Budaya Tegal (TBT) dan Pembangunan Polder di tinjau Badan Anggaran DPRD Kota Tegal, Rabu 06 Juli 2011. Keempat proyek yang dianggarkan dana APBD II sejak 2009 itu, hingga kini belum bisa difungsikan karena masih berkelanjutan pembangunannya.

Menurut Ketua Badan Anggaran DPRD Kota Tegal, H Edi Suripno SH, tinjauan lapangan tersebut dimaksudkan sebagai evaluasi hasil audit Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) terkait pelaksanaan APBD 2010.

Lebih jauh Edi menjelaskan, untuk proyek pembangunan gedung dan kantor sekretariat DPRD ditargetkan selesai Desember tahun 2011. Akan tetapi, ternyata dalam APBD tahun 2011 tidak dialokasikan untuk anggaran pembelian sarana interior kantor. Oleh karena itu, interior kantor dan sarana lain akan menggunakan interior lama.

Menanggapi hal itu Sekretariat DPRD Kota Tegal, Drs. H Imam Badarudin mengatakan, pembangunan kantor sekretariat DPRD sudah mencapai tahap penyempurnaan. Saat ini rekanan sedang merapikan pekerjaan interior untuk lantai 1, lantai 2 dan lantai 3. “Diharapkan Desember nanti selesai semua, termasuk pembangunan ruangan paripurna DPRD,” ujarnya.

Sementara pada proyek Bumi Perkemahan, Edi mengatakan, secara umum belum dapat dimanfaatkan untuk kegiatan perkemahan. “Untuk Bumi Perkemahan belum dapat difungsikan juga karena sarana kelistrikan dan air bersih belum tersedia. Kemungkinan nanti untuk anggaran sarana air bersih dan lainnya akan dimasukan dalam APBD murni 2012,” katanya.

Sedangkan untuk proyek TBT, Edi mengatakan, secara fisik infrastruktur sudah dapat difungsikan, namun belum dapat dipergunakan, karena belum dilengkapi dengan sarana audio dan lighting yang memadai. “Untuk kelengkapan sarana di TBT ini nanti akan dialkoasikan dalam anggaran perubahan APBD 2011. Kemungkinan akan dianggarakan sekitar Rp 750 jutaan,” ujarnya.

Menanggapi proyek Bumi Perkemahan dan TBT, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Tegal, Ir HM Wahyudi MM mengatakan, pada tahun anggaran 2010 dan 2011 tidak ada alokasi anggaran untuk kegiatan di proyek Bumi Perkemahan, demikian juga dengan anggaran biaya perawatannya. Meskipun belum bisa sempurna dimanfaatkan untuk perkemahan, namun pihaknya mengijinkan untuk dilakukan perkemahan.

“Ini sudah ada beberapa sekolahan yang memohon ijin untuk melaksanakan perekamahan di sini pada Agustus mendatang. Karena tidak ada sarana air bersih untuk memasak dan minum, maka kami nanti yang akan menyediakan air bersih . Sementara air sumur yang sudah ada rasanya payau, hanya dapat digunakan untuk mencuci,” jelasnya.  

Sementara, pada proyek Polder di dukuh Bayeman, Kelurahan Kaligangsa, Badan Anggaran menyatakan agar pada akhir tahun anggaran 2011 sudah dapat difungsikan. Menyikapi hal ini, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Tegal, Ir. Gito Mursriyono mengatakan , pada tahun 2011 ada 5 kegiatan yang difokuskan di proyek Polder. Kelima kegiatan itu, pengadaan genset 1 unit, pengadaan mesin pompa 3 unit, pembangunan rumah pompa, pembangunan unit pelimpasan dan penggalian pembuatan alur yang menuju ke unit pelimpasan.

“Proyek Polder lanjutan ini dikerjakan oleh perusahaan yang sama seperti pada tahun sebelumnya yakni PT Duta Indah Mas dengan nilai kontrak Rp 3.426.808.000,” ujar Gito.

Menurut keterangan Ir Romadon A Rahman selaku site manajer PT Duta Indah Mas, pekerjaan proyek lanjutan ini dimulai tanggal 20 Juni dan diharapkan selesai pada 16 Desember 2011. “Kami akan mencoba menyelesaiakannya tepat waktu dan pada akhir tahun ini semoga Polder sudah dapat difungsikan sesuai peruntukannya,” katanya.