![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Keberagaman hidup beragama kini menjadi tantangan tersendiri. Sendi-sendi kebersamaan yang beberapa dekade silam telah terpatri, digerogoti oleh paham sentimen kelompok. Sehingga sering mencuat gerakan radikalisme dan SARA.
Menyikapi hal tersebut, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, akan menggelar kemah pluralisme atau kemah lintas agama guna merajut kembali kebersamaan yang telah terobek.
“Tujuan kegiatan ini, bagaimana menanamkan toleransi beragama, dan menumbuhkan adanya kesadaran akan sebuah perbedaan,” tutur Sekretaris Ketua FKUB Kabupaten Brebes, Akrom Jangka Daosat MSi saat jumpa pers di ruang rapat Kantor Kesatuan Kebangsaan Perlindungan Masyarakat dan Politik (Kesbanglinmaspol) Kabupaten Brebes, Kamis 23 Juni 2011.
Kemah bakal digelar pada tanggal 1-3 Juli 2011 di Islamic Center Brebes. Sedikitnya 500 pelajar dan remaja lintas agama se Kabupaten Brebes bakal menjadi peserta. Mereka dibagi dalam 60 tenda perutusan yang merupakan utusan dari 17 kecamatan dan 6 utusan lintas agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha dan Kong Hucu. “Termasuk utusan dari NU, Muhammadiyah dan organisasi Islam lainnya,” ujarnya.
“Perkemahan ini baru pertama kali di Brebes bahkan di Indonesia, dengan harapan akan tercipta interaksi aktiv dan toleransi yang tinggi diantara mereka. Indonesia yang berbhineka tunggal ika akan terasa aneh, kalau masih mempertahankan ego pribadi tanpa melihat dunia heterogen, yang plural,” papar Akrom.
Dalam temu teknis, masing-masing utusan menyatakan kesiapannya. Termasuk dari pihak panitia yang terdiri unsur FKUB, Pramuka Kwartir Cabang 11.29 Brebes, SAR Kabupaten, dan PMI Brebes.
Perkemahan tersebut, lanjut Akrom, akan diisi dengan Parade Renungan Kebangsaan, Lomba pidato, puisi, cerdas cermat, out bond dan permainan besar. “Di rencanakan, Gubernur Jawa Tengah H Bibit Waluyo bakal membuka perkemahan,” pungkasnya.
Tampak hadir dalam jumpa pers, Kepala Kesbangpolinmas KabBrebes Drs Rais Khana, Kepala Kemenag Brebes H Mughni Labib, Kabag Humas dan Protokol Setda Brebes Drs Atmo Tan Sidik, dan Perwakilan Tokoh Agama Haryono.