![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Badan PBB untuk kependudukan United Nation Population Fund (UNFPA) dan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) bertandang ke Kelurahan Limbangan Wetan, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, Selasa 31 Mei 2011.
Kunjungan meninjau secara langsung atas keberhasilan Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) di Kelurahan Limbangan Wetan, yang telah berhasil menggerakkan komponen masyarakat, terutama kaum perempuan untuk ikut melakukan kegiatan ekonomi yang dapat menambah penghasilan keluarga.
Tercatat, kelompok UPPKS ini berhasil membawa perempuan di Kelurahan Limbangan Wetan ikut mengembangkan usaha Sanggul, Telur Asin hingga Ternak Itik. Tidak hanya itu, kelompok ini juga telah memiliki jaringan pemasaran sehingga hasil produksi mereka dapat dipasarkan secara berkala di tengah masyarakat. Selain itu, kelompok ini juga dinilai mampu menyelaraskan kemampuan ekonominya dengan kehidupan spiritual maupun tugas kesehariannya sebagai ibu rumah tangga.
Dalam kesempatan itu, tim UNFPA dan BKKBN Provinsi Jateng juga memberikan sosialisaasi terhadap warga setempat tentang pentingnya menekan pertumbuhan penduduk lewat program keluarga berencana (KB).
Nasional Programe Office-Advaoacy, Dr. Samidjo, salah satu tim dari UNFPA mengatakan berdasarkan data dari lembaga kependudukan PBB yaitu UNFPA, jumlah penduduk dunia pada 2010 mencapai 7 milyar jiwa, atau bertambah 1 milyar jiwa hanya dalam waktu 10 tahun. Dimana pada tahun 2000 jumlah penduduk dunia sekitar
6 milyar jiwa.
Sedangkan di Indonesia selama 10 tahun terakhir, jumlah penduduk bertambah menjadi 32,5 Juta jiwa dan rata-rata pertumbuhan penduduk 1,49 persen. Di Kabupaten Brebes sendiri jumlah penduduknya merupakan yang terbesar kedua di Jateng setelah Cilacap, yakni sekitar 1,8 juta jiwa.
"Ini menunjukkan bahwa pertumbuhan penduduk sudah mengancam dan dapat mengakibatkan terjadinya krisis ditengah-tengah masyarakat," ujarnya.
Karena itu, dalam rangka menyambut hari penduduk dunia yang jatuh pada 11 Juli 2011 mendatang, pihaknya berharap Kabupaten Brebes yang dianggap telah berhasil dalam menggalakan program KB untuk lebih ditingkatkan lagi.
Menurutnya, sampai saat ini terdapat 94 negara yang telah datang ke Indonesia untuk belajar bagaimana Indonesia mengelola program KB. Sebab, Indonesia dianggap berhasil melakukan konsolidasi dan melibatkan tokoh keagamaan, tokoh masyarakat, dan Pemerintah serta swasta dalam program KB.