Jalan Alternatif Jalur Bulaktangkil Dibuka Kembali
ZM-Zaenal Muttaqin
Senin, 23/05/2011, 05:21:00 WIB

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Brebes, H Syatibi ST meninjau ke lokasi perbaikan jalan alternatif di Bulaktangkil (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) – Paska putusnya jalan nasional ruas Tegal-Purwokerto karena ambles di Tanjakan Ciregol, perbaikan jalan kabupaten ruas Kutamendala-Purwodadi di Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah terus dilakukan. Perbaikan itu utamanya di jalur Bulaktangkil, Desa Purwodadi sepanjang 500 meter yang mengalami rusak parah setelah menjadi jalur alternatif.

Jalur Bulaktangkil ini akan dapat dilewati kendaraan kembali mulai Rabu 25 Mei 2011 setelah sebelumnya ditutup dan lalulintas dialihkan ke jalur Tegalaos dan Pepedan. "Rabu Bulaktangkil ini sudah bisa dialui kendaraan bertonase dibawah delapan ton," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Brebes, H Syatibi ST saat meninjau ke lokasi, Senin 23 Mei 2011 siang.

Pembatasan tonase kendaraan dilakukan karena kondisi jalan juga masih darurat, atau masih kondisi pengerasan biasa dan belum dilapisi bascose, atau campuran batu split dan batu halus. Pembukaan jalan dilakukan untuk mengurangi penumpukan lalulintas yang sering terjadi di jalur Tegalaos dan Pepedan. "Sementara ya seperti ini dulu yang penting bisa dilewati kendaraan pribadi dan pengangkut sembako dibawah delapan ton," ujar Syatibi.

Dikatakan, kendaraan dengan tonase tinggi tetap dibatasi agar kondisi jalan tidak rusak yang dapat membahayakan keselamatan. "Diharapkan kendaraan bertonase tinggi jangan memaksakan untuk lewat karena selain akan merusak jalan juga membahayakan keselamatan," tegas Syatibi.

Sementara itu penanganan darurat juga terus dilakukan di Tanjakan Ciregol yang ambles. Pantauan PanturaNews.Com, nampak sudah dilakukan pelapisan bascose dan pengarugan juga masih terus dilakukan. Meski begitu pergerakan tanah juga masih terjadi, bahkan Minggu 22 Mei 2011 terjadi longsor di dekat lokasi jalan ambles yang mengakibatkan dua rumah rusak parah dan tidak bisa ditempati lagi.

Diberitakan sebelumnya, kondisi jalan kabupaten ruas Kutamendala - Purwodadi di Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, rusak parah dan sangat membahayakan bagi kendaraan yang melintasinya. Ruas jalan yang menjadi satu-satunya jalan alternatif atas amblesnya tanjakan Ciregol yang memutuskan jalan poros tengah antara Tegal - Purwokerto itu, kondisinya berlumpur dan di beberapa titik ambles. Akibat kondisi jalan itu, beberapa kendaraan jenis truk terguling.

Pengamatan PanturaNews, Jumat 01 April 2011 di jalan sepanjang 4,8 kilomter itu, 1,3 kilometer mengalami kerusakan yang sangat parah. Jalan tak ubahnya dengan kubangan lumpur dan di beberapa titik mengalami ables sedalam 30 centimeter lebih.

Beberapa jembatan saluran irigasi juga ambles dan drainase yang ada di sisi jalan, banyak yang rusak. "Bagaimana tidak rusak, kendaraan dengan tonase lebih dari 10 ton juga lewat," kata Yanto (35) salah satu warga.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Brebes, H Ahmad Satibi membenarkan kondisi kerusakan tersebut. Menurutnya, jalan kelas IV tersebut semestinya diperuntukkan kendaraan dengan tonase maksimkal enam ton. Kenyataannya, kendaraan dengan tonase delapan ton lebih

banyak yang melintas. "Kendaraan dengan tonase tinggi dan melebih kelas jalan juga melintas," katanya.