Antono-Fadia Ditetapkan Bupati dan Wabup Terpilih
AZTW-Agus Zahid & Takwo Heriyanto
Minggu, 08/05/2011, 14:42:00 WIB

Drs. H. Amat Antono MSi dan Fadia Arafiq.

PanturaNews (Pekalongan) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah secara resmi menetapkan pasangan calon bupati (Cabup) dan calon wakil bupati (Cawabup), Drs. H. Amat Antono MSi dan Fadia Arafiq sebagai Cabup dan Cawabup terpilih dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kabupaten Pekalongan Sabtu 7 Mei 2011 pukul 13.00 WIB.

Pasangan Antono-Fadia yang diusung PPP, Demokrat, PKNU, Gerindra dan dudukung PKS itu akan menjabat Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Pekalongan Periode 2011 – 2016.

Ketua KPU Kabupaten Pekalongan, Dwi Mei Narna SH, Minggu 8 Mei 2011, mengatakan penetapan pasangan Cabup dan Cawabup terpilih ini, diketahui setelah dilakukan rekapitulasi perhitungan suara di KPU hasil Pemilukada yang berlangsung Minggu 01 Mei 2011 lalu.

Dijelaskan Dwi Mei Narna, dari hasil rekapitulasi suara tersebut, pasangan Nomor 1 Imam-Casyuri memperoleh 8.395 suara (1.8%), pasangan Nomor 2 Pontjo-Broto memperoleh 19.683 suara (4.2%), pasangan Nomor 3 Qori Mantap memperoleh 166.210 suara (35,7%), dan pasangan Antono-Fadiah (Adil) memperoleh 254.762 suara (54.76%).

Menurutnya, dari jumlah suara tersebut suara yang sah mencapai 449.050 atau 96,5% dan suara yang tidak sah mencapai 16.212 atau 3,5%.

Jika ditotal, lanjut Dwi Mei Narna, maka jumlah pemilih mencapai 465,262 orang atau 68,19%. Padahal jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT)-nya mencapai 682.268 suara, sehingga jumlah yang tidak memilih atau golput mencapai 217.006 orang atau 31,8%.

“Namun demikian, tingkat partisipasi masyarakat dalam Pemilukada ini mengalami sedikit peningkatan dibandikan pada Pemilu Presiden lalu yang jumlahnya mencapai 67%. Artinya pada Pemikukada kali ini hanya mengalami peningkatan 1% saja,” tuturnya.

Sementara itu, salah satu tim sukses Antono-Fadia, Rosul Hakim ketika dikonfirmasi lewat telepon mengatakan, kemengan Antono-Fadia menunjukan bahwa masyarakat Kabupaten Pekalongan butuh pemimpin yang baru.

Saat ditanya strategi apa yang dilakukan sehingga pasangan yang diusungnya itu meraih kemenangan, ia menjawab hanya dengan melakukan banyak pendekatan dengan masyarakat.

"Program visi dan misinya yang disampaikan kepada masyarakatpun juga tidak terlalu muluk-muluk. Atas kemenangan Antono-Fadia, saya bersama tim sukses lainnya mengucapkan banyak terima kasih atas dukunga dan kepercayaan kepada Antono-Fadia untuk memimpin Kabupaten Pekalongan," ungkapnya

Terkait dengan hasil penetapan, pihak KPU sampai saat ini belum menerima adanya laporan atau pengajuan gugatan dari para Cabup dan Cawabup yang kalah.

"Tapi meskipun belum ada pengajuan gugatan, saya akan mendatangi Mahkamah Konstitusi (MK). Jika di MK nanti ada gugatan, maka pihaknya akan meminta keterangan gugatan tersebut. Saya berangkat dari KPU Selasa 10 Mei 2011 sore, sehingga pada hari Rabu sudah sampai di MK, dan hari Kamis sudah kembali lagi di KPU," terang Dwi Mei Narna.

Ditambahkan, KPU mengucapkan banyak terima kasih kepada masyarakat Kabupaten Pekalongan, juga peran serta dari insan pers yang telah ikut serta mensukseskan jalannya Pemilukada, sehingga dapat berjalan dengan damai dan kondusif.