Motif Suami Bacok Istrinya Sendiri Karena Dibakar Api Cemburu
TK-Takwo Heriyanto
Rabu, 23/03/2011, 17:34:00 WIB

Ilustrasi

PanturaNews (Brebes) - Koriyah (45), warga Dukuh Bajangan, Desa Songgom Kidul, Kecamatan Songgom, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yang dibacok suaminya sendiri, Sakrim (50), Selasa 22 Maret 2011, karena cemburu istrinya selingkuh dengan pacar anak gadisnya, Lasoh (23).

Demikian dikatakan Anis (24), anak ke empat dari enam bersaudara pasangan Koriyah dan Sakrim ketika dikonfirmasi PanturaNews, Rabu 23 Maret 2011.

Menurutnya, ibunya (Koriyah-Red) sama sekali tidak ada niatan untuk berselingkuh dengan pacar dari anak gadisnya itu yang diketahui bernama Kopral. Malah justru sebaliknya, ibunya menyetujui anak gadisnya pacaran dengan Kopral.

"Tapi, itu sebenarnya hanya alasan bapak saya saja. Karena dari dulu memang bapak suka menyakiti ibu. Bahkan anak-anaknya sendiri, seperti kakak-kakak dan adik-adik saya juga seringkali disakiti dengan cara memukul. Bapak saya itu, memang benar-benar jahat. Masalah sepele saja dibesar-besarin dan selalu diungkit-ungkit terus," tutur Anis saat ditemui di RSUD Brebes.

Saat ini, lanjut Anis, bapaknya yang merupakan pelaku pembacokan terhadap ibunya tersebut masih kabur. "Kalau masalah hukuman apa yang pantas buat bapak saya, biar diserahkan sama polisi saja," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, entah kesurupan setan apa, seorang suami dengan kejamnya membacok istrinya sendiri hingga mengalami luka serius. Kejadian ini dialami oleh Koriyah (45), warga Dukuh Bajangan Desa Songgom Kidul, Kecamatan Songgom, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yang dianiaya suaminya, Sakrim (50) hingga kritis di kebun jagung yang tak jauh dari kediaman korban, Selasa 22 Maret 2011 sekitar pukul 10.00 WIB.

Saryo, salah seorang saksi mata mengatakan, penganiayaan yang dilakukan Sakrim bermula ketika ada suara teriakan tetangganya yang minta tolong. Setelah didekati, teriakan tersebut ternyata berasal dari Koriyah yang sedang dianiaya oleh suaminya sendiri dengan sebilah golok ke arah lehernya. Koriyah mengalami luka cukup serius. Selain luka di leher, luka yang lain di bagian kepala, perut dan paha hingga kondisinya kritis.