Lewat Ciregol, Bus Harus Keluarkan Biaya Tambahan
ZM-Zaenal Muttaqin
Senin, 21/03/2011, 18:49:00 WIB

Sebuah bus angkutan umum dengan hati-hati melewati jalan Ciregol yang ambles dan licin. (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Amblesnya jalan di tanjakan Ciregol, Desa Kutamendala, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, atau di Jalan Raya antara Tegal - Purwokerto memaksa pengusaha angkutan umum untuk menambah biaya operasional. Tambahan biaya yang diberikan kepada oknum petugas mencapai Rp 200 ribu.

"Tiap hari kami membayar Rp 200 ribu agar bus-bus kami bisa lewat Ciregol," kata pengurus perwakilan Perusahaan Otobus (PO) Dedi Jaya di Bumiayu, Romli kepada PanturaNews, Senin 21 Maret 2011 sore.

Menurut Romli, dirinya secara suka rela membayar sebesar itu tiap hari, demi kemudahan armada busnya untuk bisa melintas di jalan Ciregol yang ambles akibat pergerakan tanah. Lebih dari 20 bus armadanya setiap hari, siang dan malam, melintas dari Jakarta ke Purwokerto dan sebaliknya.

"Yang penting armada kami bisa lewat, agar kami tetap bisa memperoleh penghasilan dan kemudahan pelayanan bagi penumpang," tutur Romli.

Dikatakan, bayaran Rp 200 ribu setiap hari itu diberikan pada oknum petugas. Namun dia enggan menyebutkan yang dimaksud dengan petugas itu. "Ya pokoknya ada, tak perlu saya sebutkan petugas apa," ujar Romli.

Sementara itu, pengurus perwakilan PO Sinar Jaya, Witno juga mengaku membayar untuk setiap armada busnya yang melintas di Ciregol. Biaya itu diberikan secara suka rela untuk warga yang melakukan pengurugan dan perataan jalan.

"Kami hanya memberi tips sekedarnya untuk orang-orang yang membantu mengatur lalulintas dan meratakan arugan," katanya saat dihubungi PanturaNews lewat telepon selulernya.

Hingga kini di lokasi jalan ambles nampak beberapa kendaraan truk dan bus melintas dengan perlahan. Kondisi jalan yang menurun tajam dan licin karena banyaknya debu dan pasir, memaksa pengemudi untuk ekstra hati-hati mengendalikan kendaraannya. Kondisi tersebut juga sangat membahayakan bagi sepeda motor, bahkan tidak sedikit yang jatuh akibat rodanya slip dan terpeleset.