Banjir Bandang Losari Akibat Tiga Titik Tanggul Sungai Jebol
KN-Kuntoro
Senin, 07/03/2011, 22:46:00 WIB

Wakil Bupati Brebes, H Agung Widyatoro dialog dengan warga saat meninjau lokasi banjir di Losari. (Foto: Dokumen Humas)

PanturaNews (Brebes) - Banjir bandang yang terjadi di enam desa di Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Senin 07 Maret 2011 pagi, disebabkan tiga titik tanggul Sungai Cisanggarung yang menjadi perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Barat, jebol. Air yang meluap, menerjang enam desa yakni Desa Bojongsari, Jatisawit, Karangsambung, Babakan, Kalibuntu dan Kedungneng.

Ketinggian air yang mencapai dua meter menyebabkan banyaknya warga yang terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman, dan tidak sempat menyelamatkan harta bendanya karena banjir datang begitu tiba-tiba.

Banjir yang menenggalamkan ribuan rumah warga tersebut, dikarenakan adanya tiga titik tanggul yang jebol. Tiga titik tersebut berada di Desa Babakan sepanjang enam meter, dan di Desa Kalibuntu dua titik sepanjang dua meter dan tiga meter.

Dari informasi yang dihimpun Panturanews menyebutkan, sedikitnya 2.220 rumah yang ditempati 8.880 jiwa terendam banjir. Selain rumah, banjir juga menggenangi 212 hektar tanaman padi, sehingga diperkirakan padi yang mengalami gagal panen. Sementara untuk ternak kambing sebayak 92 ekor dan ayam 700 ekor sudah diamakan.

Wakil Bupati Brebes, H Agung Widyatoro SH MSi menjelaskan, saat ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan Balai Besar wilayah Sungai (BBS) Cisanggarung, terkait dengan infrastruktur yang jebol untuk secepatnya ditangani. Sementara untuk para korban banjir, Pemkab Brebes telah menyerahkan bantuan sembako berupa beras 5 ton dan mie instan 50 dus.

“Ini hanyalah bantuan awal untuk meringankan beban yang diderita warga, nanti secara bertahap akan kami kirimkan kembali,” ujar Agung.

Saat ini warga telah kembali ke rumahnya masing-masing setelah semalam sempat mengungsi ke rel kereta api (KA), dan jalan tol karena tingginya banjir yang mencapai 2 meter tersebut. Untuk menangani bencana banjir di Losari ini, Pemkab Brebes menerjunakan Tim Tagana dari Dinas Sosial dan Tim SAR dari Kesbanglinmas.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada jajaran Komando Distrik Militer 0713 dan Polres Brebes yang membantu proses evakuasi warga saat banjir datang, dan kesigapan aparat desa yang dipandu oleh camat dan para kadesnya dalam menghadapi bencana banjir ini,” ungkap Agung.