![]() |
|
|
PanturaNews (Brebes) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes, Jawa Tengah meminta kepada warga Desa Bojongsari, Jatisawit, Karangsambung, Babakan dan Kalibuntu Kecamatan Losari, yang terendam banjir bandang untuk siap-siap mengungsi ke lokasi yang aman apabila terjadi banjir susuluan.
Demikian disampaikan Asisten 1 Setda Brebes, Drs. H. M. Supriyono kepada PanturaNews, Senin 07 Maret 2011, usai meninjau lokasi desa yang ternedam banjir. Menurutnya, lima desa di Kecamatan Losari itu adalah daerah rawan banjir.
"Untuk mengantisipasi banjir susulan, apabila hujan masih terus mengguyur, warga desa terutama yang dekat lokasi tanggul jebol untuk siap-siap mengungsi ke lokasi yang lebih aman," ujarnya.
Suriyono juga mengatakan jika di hulu hujan besar, maka kemungkinan juga banjir akan bertambah dari sebelumnya. Namun demikian, pihaknya berharap cuaca akan semakin baik, sehingga banjir akan semakin surut.
Sementara itu, Kepala Kesbangpolinmas Kabupaten Brebes, Drs. H. Rais Khana mengatakan, berdasarkan data sementara terdapat 700 rumah warga Desa Karangsembung, dan Bojongsari yang terendam banjir. Sementara Desa Babakan terdapat 300 rumah warga yang terendam banjir, Desa Jatisawit 20 rumah warga dan Desa Kalibuntu 500 rumah warga yang terendam banjir. Sehingga, jika ditotal terdapat 2.020 rumah warga di lima desa itu yang terendam banjir.
Banjir bandang yang merendam riubuan rumah di lima desa itu, lanjut Rais Khana, juga menyebabkan 216 hektar tanaman padi terendam banjir. Bahkan sebanyak 100 ekor kambing dan 900 ayam milik warga, hilang akibat hanyut terbawa arus.
"Jika ditaksir kerugian akibat banjir bandang itu mencapai ratusan juta rupiah," ujarnya.
Dia menambahkan, Pemkab Brebes telah memberikan bantuan beras kepada para korban banjir sebanyak 3 Kg per jiwa. Selain itu, Pemkab juga memberikan bantuan pangan lainnya berupa mie instan.
Diberitakan sebelumnya, Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, mengakibatkan ribuan rumah di lima desa dan ratusan hektar lahan pertanian terendam banjir, Senin 07 Maret 2011. Banjir juga mengakibatkan jalur lalu lintas kereta api (KA) lumpuh.
Banjir bandang yang terjadi di Kecamatan Losari, akibat tanggul Sungai Cisanggarung yang menjadi perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Barat, jebol sehingga air meluap dan menerjang lima desa yakni Desa Bojongsari, Jatisawit, Karangsambung, Babakan dan Kalibuntu, Kecamatan Losari.
Informasi yang dihimpun PanturaNews menyebutkan, banjir bandang yang menerjang lima desa itu, menyebabkan sekurangnya 1500 rumah yang ditempati 8.780 jiwa terendam air, serta raturan hektar tanaman padi rusak parah.
“Pada awalnya ketinggian air yang mencapai dua meter, menyebabkan warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman. Warga tidak sempat menyelamatkan harta bendanya, karena banjir datang tiba-tiba,” tutur Kepala Kesbangpolinmas Kabupaten Brebes, Drs H Rais Khana di sela-sela tugas menangani pascabanjir bandang di Desa Bojongsari, Kecamatan Losari.