Biaya Perawatan Korban Kebakaran Rumah Bedeng Ditanggung Pemkot
JAY-Riyanto Jayeng
Minggu, 27/02/2011, 23:35:00 WIB

Warga korban kebakaran rumah bedeng melihat rumahnya yang tinggal puing-puing. (Foto: SL Gaharu)

PanturaNews (Tegal) - Biaya perawatan medis di RSUD Kardinah terhadap tiga warga yang menjadi korban kebakaran di blok rumah bedeng PT KAI, akan ditanggung Pemkot Tegal. Hal itu disampaikan Sekda Pemkot Tegal, Edi Pranowo SH MM, di sela-sela menjenguk korban, Sabtu 26 Pebruari 2011.

Menurut Edi, pihaknya sudah berkoordinasi dengan rumah sakit untuk menggratiskan biaya perawatan hingga mereka sembuh. Upaya tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian Pemkot terhadap masyarakat yang terkena musibah. Dalam kebakaran yang terjadi pada, Jumat 25 Pebruari 2011 di Jl Abimanyu, RT 1 RW 1, Kelurahan Slerok, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal terdata sebanyak 17 rumah dan empat kios. Terdiri atas 23 kepala keluarga (KK) dengan jumlah penghuni 81 jiwa yang kebanyakan merupakan pegawai PT KA dan keluarganya.

Edi Pranowo mengatakan, dalam kejadian tersebut tiga warga mengalami luka-luka dan kini dirawat di RSUD Kardinah. Yakni, Sandi Putra (14) mengalami patah tulang, Suyatmi (55) luka di kepala dan Ny Rustandi (58) mengalami shock. "Langkah awal yang kami lakukan yaitu memulihkan psikis bagi warga yang menjadi korban kebakaran," ujarnya.

Edi mengemukakan, hal itu antara lain diwujudkan dalam bentuk menggratiskan biaya pengobatan, menyediakan tempat pengungsian bagi korban kebakaran di Aula Radio Sebayu FM, membentuk posko bencana untuk mendata dan mengatur kebutuhan bantuan bagi korban kebakaran serta melakukan pendataan mengenai surat-surat berharga milik warga yang hangus terbakar.

Rencananya dalam waktu dekat ini Pemkot akan melakukan koordinasi dengan PT KA Tegal terkait dengan kejelasan penggunaan lahan di lokasi bekas kebakaran. "Apabila masih bisa digunakan, akan diupayakan mengembalikan tempat tinggal bagi korban kebakaran," ucapnya.

Sementara itu, sejumlah warga yang menjadi korban meminta agar Pemkot bisa kembali mengupaya pembangunan rumah sementara untuk tempat tinggal. Hal itu dimaksudkan agar mereka tidak lama hidup di tempat pengungsian. "Apabila kami harus direlokasi ke tempat lain, kami minta Pemkot menyediakan tempat untuk tinggal," ujar salah satu warga, Sugiyarto.

Seperti diberitakan sebelumnya, sedikitnya 19 rumah di Perumahan Bedeng Jalan Abimanyu Kelurahan Slerok RT 01 RW I, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, Jawa Tengah, yang lokasinya sekitar 25 meter dari PT Pertamina Depo Tegal, ludes terbakar, Jumat 25 Februari 2011 pukul 07.30 WIB. Tidak ada korban jiwa ataupun luka-luka dalam peristiwa ini. Kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Api diduga bersumber dari rumah yang lokasinya paling timur, setelah sebelumnya terdengar suara ledakan yang cukup keras. Ketika beberapa penghuni perumahan yang padat keluar rumah, api sudah berkobar dan dengan cepat menjalar ke arah barat.