![]() |
|
|
PanturaNews (Kajen) - Sedikitnya 52 warga Desa Kesesi, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Jumat 27 Februari 2011 sejak pukul 09.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB, mengikuti seleksi perangkat desa di SDN 02 Kesesi.
Mereka berebut menduduki kekosongan 4 formasi yakni formasi Polisi Desa, Pamong Tani, Kaur Umum dan Kaur Kesra. "Peminatnya cukup banyak, mungkin se Kabupaten Pekalongan baru terjadi di Kesesi," ujar Camat Kesesi, Fu'ad MM.
Menurut Fuad, di Kecamatan Kesesi terdapat 7 desa yang kini sedang melakukan perekrutan perangkat, yakni Desa Langen Sari, Karang Rejo, Kesesi, Kuasen, Srinahan, Brodong dan Kalimade. "Sedangkan di desa Brondong, Senin 28 Februari 2011 sudah dilantik," tuturnya didampingi Kepala Desa Kesesi, Muhammad.
Kepala Desa Kesesi, Muhammad menjelaskan, perekrutan perangkat desa didasarkan pada kebutuhan, karena adanya purna tugas maupun kekosongan. Khusus di Desa Kesesi, sebelumnya tidak memiliki Kaur Umum dan Kaur Kesra, sementara Polisi Desa dan Pamong Tani keduanya sudah memasuki masa purna.
"Menurut perda kelengkapan aparat desa harus mencakup 5 kaur, kita baru memiliki Kaur
Pemerintahan dan Pembangunan sementara 4 Kaur masih kosong, karena itu kita berikan kesempatan kepada warga untuk mendaftar," terangnya.
Muhammad menjamin tidak akan ada maney politik dalam penjaringan perangkat desa itu. Masing-masing peserta hanya dikenakan Rp 160.000 untuk biaya pendaftaran dan administrasi, sementara anggaran dari APBDes sebesar Rp 13 juta. "Semua kita nyatakan lolos dalam administrasi, dan hari ini (Minggu-red) kita tes secara tertulis," pungkasnya.